Rabu, 27 Mei 2026

Pengunjung Museum Batik Pekalongan 2024 Mencapai 48 Ribu Orang

Rabu, 01 Januari 2025 11:39 WIB
Pengunjung Museum Batik Pekalongan 2024 Mencapai 48 Ribu Orang
Suasana di Museum Batik Pekalongan saat pengunjung belajar membatik, Senin (30/12/2024). (Dok/Dinkominfo Kota Pekalongan)
Pekalongan (buseronline.com) - Museum Batik Pekalongan mencatat pencapaian luar biasa pada 2024 dengan total kunjungan mencapai 48 ribu orang. Jumlah ini jauh melampaui target yang ditetapkan sebesar 28 ribu kunjungan.

Kepala Museum Batik Pekalongan, Nurhayati Sinaga, menyampaikan bahwa capaian ini turut berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang awalnya ditargetkan sebesar Rp150 juta, namun berhasil melampaui angka tersebut hingga mencapai Rp200 juta.

“Kenaikan signifikan ini merupakan hasil kerja keras berbagai pihak. Selain dari Museum Batik sendiri, dukungan Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di sekolah-sekolah sangat membantu meningkatkan kunjungan, terutama dari kalangan pelajar yang ingin belajar membatik,” ujar Nurhayati, Senin.

Menurut Nurhayati, promosi melalui media sosial, kolaborasi dengan influencer, lembaga pendidikan, komunitas, penulis buku, dan tokoh batik juga menjadi faktor pendukung utama. “Kolaborasi ini sangat membantu kami mengatasi keterbatasan dan menarik lebih banyak minat masyarakat untuk mengenal batik lebih dalam,” tambahnya.

Museum Batik Pekalongan juga memperkaya koleksinya dengan 15 lembar kain batik baru. Nurhayati berharap langkah ini dapat meningkatkan daya tarik museum pada tahun-tahun mendatang.

“Kami optimis jumlah pengunjung akan terus meningkat. Dengan kolaborasi yang semakin erat, Museum Batik Pekalongan dapat terus menjadi pusat edukasi dan pelestarian batik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Salah satu pengunjung, Rania, mengaku puas dengan kunjungannya ke museum. “Senang sekali, apalagi bisa belajar membatik langsung dan membawa pulang hasilnya sebagai oleh-oleh,” ujarnya.

Museum Batik Pekalongan kini semakin menunjukkan perannya sebagai destinasi edukasi dan wisata budaya yang diminati masyarakat, sekaligus menjadi bagian penting dalam melestarikan warisan budaya nusantara. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
PHHB GBKP Setia Budi Medan Kunjungi YKPD Alpha Omega Kabanjahe
RSUD Tidar Magelang Peringati HUT ke-94, Perkuat Komitmen Pelayanan Kesehatan
Pentas Pelajar 2026 Jadi Ajang Kreativitas dan Persahabatan Pelajar Indonesia
Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Ada Titip-Menitip dalam Penerimaan Siswa Sekolah Maung
Pemprov Jateng Dorong Kajian Obligasi Daerah untuk Pembiayaan Pembangunan
Korbrimob Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Lewat Pelatihan Terjun Payung
komentar
beritaTerbaru