Kamis, 27 Agustus 2026

Wamenkeu Suahasil Nazara: APBN Memiliki Peran Penting dalam Menghadapi Tantangan Global

Kamis, 05 Desember 2024 06:20 WIB
Wamenkeu Suahasil Nazara: APBN Memiliki Peran Penting dalam Menghadapi Tantangan Global
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberikan sambutan dalam acara Permata Bank Economic Outlook 2025 di Jakarta pada Selasa (3/12/2024). (Dok/Kemenkeu)
Jakarta (buseronline.com) - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan pentingnya peran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Dalam acara Permata Bank Economic Outlook 2025 yang digelar di Jakarta pada Selasa, Suahasil menyampaikan bahwa dunia saat ini menghadapi berbagai tantangan, seperti volatilitas sektor keuangan, peningkatan ketegangan geopolitik, perubahan iklim, serta menurunnya angka kelahiran dan populasi yang semakin menua.

“Di tengah kondisi yang penuh ketidakpastian ini, Indonesia memiliki peluang untuk melakukan transformasi ekonomi yang sangat dibutuhkan agar dapat keluar dari middle income trap,” ujar Suahasil.

Menurut Suahasil, APBN memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan ekonomi Indonesia. Ia menekankan bahwa strategi anggaran yang fokus pada alokasi, distribusi, dan stabilisasi ekonomi akan memastikan APBN dapat menjalankan fungsi yang optimal.

“APBN harus dapat mengalokasikan sumber daya secara lebih baik dan memastikan ekonomi Indonesia tetap stabil meski terimbas oleh gejolak global,” tambahnya.

Suahasil juga menjelaskan bahwa APBN saat ini berfokus pada empat prioritas utama, yaitu ketahanan pangan, ketahanan energi, penyediaan makanan gratis untuk anak-anak, dan hilirisasi. Keempat hal tersebut, menurutnya, sangat penting untuk mendukung keberlanjutan pembangunan ekonomi Indonesia.

Acara yang bertema "Beyond Commodities: Unlocking Indonesia s Untapped Economic Potential" ini dihadiri oleh berbagai pemimpin dan ahli industri yang membahas tantangan serta peluang perekonomian Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian geopolitik dan perubahan kebijakan moneter global. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Murid Indonesia Borong Prestasi di iGeo 2026, Raih Dua Emas dan Satu Perunggu
Bobby Nasution Dorong Sertifikasi Halal Gratis untuk 5.000 UMKM Sumut
Kemenkes Kirim 206 Relawan TCK ke Flores untuk Tangani Dampak Gempa 7,7
Satgas Damai Cartenz Perkuat Pendekatan Humanis di Puncak Jaya, Polisi Bantu Warga di Kebun
Leeds United Tumbangkan Nottingham Forest 2-0 dan Lolos ke Putaran Ketiga Carabao Cup
NEC Nijmegen Gagal ke Liga Champions, Bodo/Glimt Menang Agregat 6-1
komentar
beritaTerbaru