Minggu, 02 Agustus 2026

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Sidang Kabinet Paripurna Pertama, Persatuan Jadi Fokus Utama

Jumat, 25 Oktober 2024 10:11 WIB
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Sidang Kabinet Paripurna Pertama, Persatuan Jadi Fokus Utama
Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) perdana di Ruang Sidang Kabinet, Jakarta, Rabu (23/10/2024) sore. (Dok/Humas Setkab)
Jakarta (buseronline.com) - Presiden Prabowo memimpin Sidang Kabinet Paripurna pertama di Ruang Sidang Kabinet, Jakarta, Rabu sore.

Dalam sidang ini, Presiden menegaskan pentingnya persatuan dan efisiensi dalam tata kelola pemerintahan demi mencapai tujuan nasional yang telah ditetapkan.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa persatuan menjadi fondasi utama bagi kesuksesan pemerintahannya. Menurutnya, para pemimpin harus mampu bekerja sama dan memprioritaskan kepentingan nasional sesuai dengan amanat UUD 1945.

"Persatuan ini artinya kita bisa sepakati mana kepentingan nasional yang vital bagi kelangsungan hidup bangsa kita," ujarnya di hadapan para menteri kabinet.

Selain menekankan persatuan, Presiden juga meminta efisiensi dalam pengelolaan anggaran. Ia menginstruksikan agar kegiatan yang bersifat seremonial, seminar, sarasehan, dan konferensi yang dianggap tidak perlu dikurangi.

“Saya minta detail kegiatan-kegiatan yang terlalu seremonial, terlalu banyak seminar, terlalu banyak sarasehan, terlalu banyak konferensi, mohon dikurangi,” kata Presiden.

Lebih lanjut, Presiden memberikan kewenangan kepada para menterinya untuk mengganti pejabat yang tidak mampu bekerja dengan baik dan efisien, agar program-program pemerintah dapat berjalan dengan lebih optimal.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya swasembada pangan dan energi. Ia menyebut, swasembada pangan merupakan prioritas utama yang harus diwujudkan dalam menghadapi situasi global yang tidak menentu, terutama ancaman perang dan ketidakstabilan geopolitik. “Swasembada pangan itu prioritas dasar karena situasi global, perang besar bisa pecah setiap saat,” tegasnya.

Presiden mengajak seluruh anggota kabinet untuk bekerja keras dalam mempercepat pembangunan ekonomi dalam negeri, dengan fokus pada sektor kesehatan, pendidikan, serta penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan.

Sidang Kabinet Paripurna ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta seluruh menteri dalam kabinet pemerintahan baru. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Bobby Nasution Apresiasi Siswi Labuhanbatu Peraih Emas Olimpiade Sains Internasional
Empat Kali Ikut Seleksi, Eikhel Ginting dari STM Hilir Deliserdang Lulus Taruna AAL
Wamenkes: Indonesia Emas 2045 Harus Ditopang Penguatan Promotif dan Preventif
KPK Tegaskan Pemberantasan Korupsi Terintegrasi, Selamatkan Keuangan Negara Rp2,23 Triliun
Pertamina dan Pemprov Jabar Kembangkan Sampah Jadi Hidrogen dan Energi Bersih
DWP Sumut Gandeng Fisipol USU Tingkatkan Mutu Pendidikan Sekolah Binaan
komentar
beritaTerbaru