Rabu, 27 Mei 2026

Penjualan CWLS Ritel SWR005 Capai Rp147 M, Perkuat Wakaf Produktif

Jumat, 18 Oktober 2024 07:24 WIB
Penjualan CWLS Ritel SWR005 Capai Rp147 M, Perkuat Wakaf Produktif
Tony Prianto, Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR Kemenkeu, mengungkapkan hasil penjualan CWLS Ritel Seri SWR005 yang berhasil menghimpun Rp147,37 M, Jakarta, Senin (16/10/2024). (Dok/Kemenkeu)
Jakarta (buseronline.com) - Direktorat Pembiayaan Syariah, DJPPR Kementerian Keuangan, mengumumkan bahwa penjualan Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) Ritel Seri SWR005 berhasil menghimpun total volume pemesanan sebesar Rp147,37 M. Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, atas nama Menteri Keuangan, menetapkan hasil penjualan ini, Senin.

Tony Prianto, Direktur Pembiayaan Syariah, menjelaskan bahwa penerbitan CWLS Ritel Seri SWR005 merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung Gerakan Wakaf Nasional dengan mengembangkan wakaf produktif dan investasi sosial. "Melalui SWR005, pemerintah hadir untuk memfasilitasi wakif (pewakaf uang) baik yang bersifat temporer maupun permanen, dalam instrumen investasi yang aman dan produktif," kata Tony.

Sukuk ini diterbitkan dengan tenor dua tahun dan menawarkan imbalan floating with floor sebesar 6,50% per tahun. Imbalan tersebut akan disalurkan untuk program-program sosial yang berdampak pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penyalurannya akan dilakukan oleh Nazhir, yang merupakan pengelola wakaf yang ditunjuk oleh Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU) dan diawasi oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI).

CWLS Seri SWR005 diharapkan dapat menjadi instrumen yang mendukung perkembangan wakaf produktif di Indonesia dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Perang Obor Jepara Kembali Digelar, Ribuan Warga Padati Tegalsambi
PHHB GBKP Setia Budi Medan Kunjungi YKPD Alpha Omega Kabanjahe
RSUD Tidar Magelang Peringati HUT ke-94, Perkuat Komitmen Pelayanan Kesehatan
Pentas Pelajar 2026 Jadi Ajang Kreativitas dan Persahabatan Pelajar Indonesia
Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Ada Titip-Menitip dalam Penerimaan Siswa Sekolah Maung
Pemprov Jateng Dorong Kajian Obligasi Daerah untuk Pembiayaan Pembangunan
komentar
beritaTerbaru