Rabu, 27 Mei 2026

BMN Rp19,26 T Diserahkan Kemenkeu dan Kementerian PUPR untuk Kesejahteraan Rakyat

Sabtu, 12 Oktober 2024 07:13 WIB
BMN Rp19,26 T Diserahkan Kemenkeu dan Kementerian PUPR untuk Kesejahteraan Rakyat
Kemenkeu bersama KemenPUPR menyerahkan Barang Milik Negara (BMN) senilai Rp19,26 T kepada berbagai instansi dan pemerintah daerah, Kamis (10/10/2024). (Dok/Kemenkeu)
Jakarta (buseronline.com) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan serah terima barang milik negara (BMN) senilai Rp19,26 T, Kamis.

Serah terima ini terdiri dari BMN yang dihibahkan senilai Rp13,36 T dan BMN yang dialihstatuskan penggunaannya sebesar Rp5,89 T.

Dalam acara tersebut, BMN yang diserahterimakan mencakup beberapa proyek penting, antara lain pembangunan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di sekolah-sekolah untuk mencegah penyebaran penyakit, renovasi stadion guna meningkatkan kesehatan dan kebugaran masyarakat, serta pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Selain itu, Kemenkeu dan Kementerian PUPR juga menyerahkan rumah susun kepada Pemerintah Daerah, yayasan, dan universitas untuk digunakan oleh Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebagai asrama mahasiswa. Proyek lainnya termasuk pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur seperti jalan, jembatan, prasarana pendidikan, saluran drainase, serta pengelolaan limbah.

Sri Mulyani menekankan pentingnya memanfaatkan dan merawat aset-aset negara tersebut dengan baik. "Barang milik negara atau aset negara itu adalah sebuah aset yang harus dimanfaatkan untuk memberikan manfaat ekonomi, sosial, lingkungan, dan kultural," ujarnya.

Menteri Keuangan juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR atas kerja sama yang baik dan transparan dalam penggunaan anggaran, yang menciptakan kepercayaan publik. "Terima kasih kepada Kementerian PUPR yang agresif dan transparan dalam menjelaskan kepada masyarakat apa yang dibangun menggunakan anggaran," kata Sri Mulyani.

Acara serah terima BMN ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang telah dilakukan selama 10 tahun terakhir, dengan total nilai BMN yang diserahterimakan mencapai Rp374,66 T. BMN merupakan simbol kehadiran negara dan mencerminkan komitmen untuk kembali memberikan manfaat kepada masyarakat melalui pembangunan yang didanai oleh uang rakyat. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Perang Obor Jepara Kembali Digelar, Ribuan Warga Padati Tegalsambi
PHHB GBKP Setia Budi Medan Kunjungi YKPD Alpha Omega Kabanjahe
RSUD Tidar Magelang Peringati HUT ke-94, Perkuat Komitmen Pelayanan Kesehatan
Pentas Pelajar 2026 Jadi Ajang Kreativitas dan Persahabatan Pelajar Indonesia
Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Ada Titip-Menitip dalam Penerimaan Siswa Sekolah Maung
Pemprov Jateng Dorong Kajian Obligasi Daerah untuk Pembiayaan Pembangunan
komentar
beritaTerbaru