Selasa, 07 April 2026

Infrastruktur dan SDM Kunci Ketahanan Ekonomi Indonesia

Kamis, 10 Oktober 2024 12:00 WIB
Infrastruktur dan SDM Kunci Ketahanan Ekonomi Indonesia
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pidato dalam event BNI Investor Daily Summit 2024 yang mengusung tema “Accelerating Resilient Growth” di Jakarta Convention Center, Selasa (08/10/2024). (Dok/Kemenkeu)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) merupakan fondasi penting bagi ketahanan ekonomi Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam BNI Investor Daily Summit 2024 di Jakarta Convention Center, Selasa, dengan tema “Accelerating Resilient Growth.”

Sri Mulyani mengungkapkan bahwa selama sepuluh tahun terakhir, Indonesia telah berhasil melewati berbagai guncangan signifikan, termasuk pandemi Covid-19 dan peningkatan ketegangan geopolitik. Ia menekankan peran penting Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam menjaga stabilitas masyarakat dan ekonomi di tengah tantangan tersebut.

Untuk membangun daya tahan menghadapi guncangan, Sri Mulyani menekankan pentingnya infrastruktur yang kuat. Ia mencatat bahwa anggaran untuk infrastruktur dalam APBN telah meningkat sejak 2014, menghasilkan kemajuan dalam transportasi, pendidikan, perumahan, sanitasi, pengairan, dan infrastruktur digital. "Ini semua adalah hasil nyata yang bisa dilakukan secara konsisten karena APBN fiskal kita dapat menyesuaikan diri dalam berbagai situasi," ujarnya.

Selain itu, ia menyoroti bahwa pembangunan SDM melalui pendidikan dan perlindungan sosial juga sangat penting untuk mencapai pertumbuhan yang tinggi dan keluar dari jebakan pendapatan menengah. "Anggaran pendidikan dan perlinsos merupakan dua bagian yang memiliki anggaran terbesar di dalam APBN Kita," kata Sri Mulyani.

Resiliensi Indonesia juga didukung oleh hilirisasi dan kebijakan afirmasi di sektor manufaktur yang memperkuat neraca perdagangan dan transaksi berjalan. Sri Mulyani menyebutkan, meski Indonesia menghadapi berbagai tantangan historis seperti pandemi dan inflasi global yang tinggi, negara ini mampu menjaga pertumbuhan ekonomi dan kesehatan APBN.

Ia menegaskan bahwa hal ini menjadi modal bagi pemerintahan baru untuk memulai dengan baik dan fokus pada program-program prioritas. "Saya merasa terhormat untuk membangun fondasi transisi ini agar berjalan mulus dan menciptakan kredibilitas bagi pemerintah baru," ujarnya.

Sri Mulyani berharap BNI Investor Daily Summit dapat menjadi sarana untuk memupuk optimisme dan menjaga momentum perbaikan ekonomi. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru