Jumat, 10 Juli 2026

Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Keseimbangan Harga di Tengah Deflasi

Senin, 07 Oktober 2024 07:08 WIB
Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Keseimbangan Harga di Tengah Deflasi
Presiden Jokowi saat memberikan keterangan kepada awak media usai membuka sekaligus menghadiri Nusantara TNI Fun Run 2024 yang digelar di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Minggu (6/10/2024). (Dok/BPMI Setpes)
IKN (buseronline.com) - Presiden Jokowi menanggapi angka deflasi yang terjadi di Indonesia dengan menekankan pentingnya pemahaman terhadap penyebab deflasi untuk menjaga stabilitas perekonomian. Dalam keterangan persnya setelah acara Nusantara TNI Fun Run 2024 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Minggu.

Presiden menjelaskan bahwa perlu dilakukan pemeriksaan mendalam terkait deflasi yang terjadi.

“Deflasi perlu diteliti, apakah disebabkan oleh penurunan harga barang karena pasokan dan distribusi yang baik, atau karena daya beli yang berkurang,” ujar Presiden.

Jokowi menegaskan bahwa pengendalian baik inflasi maupun deflasi sangat penting untuk melindungi produsen dan konsumen. Ia menyoroti bahwa keseimbangan antara harga yang stabil dan kemampuan produksi harus tetap terjaga.

“Apapun bentuknya, baik deflasi maupun inflasi, harus dikendalikan agar tidak merugikan berbagai pihak, dari petani hingga konsumen,” tambahnya.

Meskipun inflasi tahunan saat ini berada di angka 1,8 persen, Presiden memperingatkan agar angka tersebut tidak terlalu rendah agar tidak merugikan sektor produksi, terutama petani.

“Pengendalian dan keseimbangan ini sangat diperlukan. Kita harus menjaga agar inflasi tidak terlalu rendah sehingga produsen tidak dirugikan,” tegas Jokowi.

Presiden juga menekankan tantangan dalam menjaga keseimbangan ini, namun ia berkomitmen untuk terus berupaya memastikan stabilitas harga yang berkelanjutan demi kesejahteraan seluruh sektor perekonomian. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Taput Jadi Pelopor Digitalisasi Bansos, Luhut Tinjau Langsung Program Perlinsos Digital di Siborong-borong
Menkes Targetkan Temukan 37 Ribu Kasus Kusta untuk Percepat Eliminasi Nasional
Pemprov Jateng Pastikan APBD dan Program Pembangunan Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Tas Karakter Bright Gas Viral di Jakarta Fair 2026, Dongkrak UMKM dan Serap Tenaga Kerja
Pendaftaran TKA dan Asesmen Nasional 2026 Dimajukan, Sekolah Diminta Segera Perbarui Data Siswa
Bandung dan Pekanbaru Sepakati Kerja Sama Penguatan Pelayanan Publik dan Peningkatan PAD
komentar
beritaTerbaru