Rabu, 27 Mei 2026

BPDPKS Gelar Pekan Riset Sawit Indonesia 2024, Dukung Industri Kelapa Sawit

Minggu, 06 Oktober 2024 12:00 WIB
BPDPKS Gelar Pekan Riset Sawit Indonesia 2024, Dukung Industri Kelapa Sawit
Direktur Utama BPDPKS Eddy Abdurrachman saat menyampaikan sambutan dalam acara Pekan Riset Sawit (Perisai) 2024 di Nusa Dua, Bali, 3-4 Oktober 2024. (Dok/Kemenkeu)
Bali (buseronline.com) - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mengadakan Pekan Riset Sawit Indonesia (Perisai) 2024 di Nusa Dua, Bali, 3-4 Oktober.

Direktur Utama BPDPKS, Eddy Abdurrachman, menekankan pentingnya riset berkualitas untuk memperkuat industri sawit dan pengambilan kebijakan pemerintah.

Dengan tema "Green Gold: Transforming Palm Oil Industry through Cutting-Edge Technologies," Perisai 2024 bertujuan untuk mendiseminasikan hasil riset kepada pelaku usaha, termasuk UMKM dan koperasi. Harapannya, hasil riset dapat dimanfaatkan secara optimal dalam industri. Eddy juga menyatakan bahwa kegiatan ini mendorong komersialisasi produk riset.

Deputi II Bidang Pangan dan Agribisnis, Dida Gardera, membahas transformasi strategi dan kebijakan pemerintah, sedangkan Direktur Jenderal Industri Agro, Putu Juli Ardika, menjelaskan dukungan pemerintah untuk industri sawit berkelanjutan.

Ketua Umum Asosiasi Investor Indonesia, Didiek Hadjar Goenadi, mengapresiasi Perisai 2024 sebagai langkah untuk mengatasi tantangan di industri sawit dan mendorong komersialisasi teknologi riset.

Perisai 2024 diharapkan dapat meningkatkan kolaborasi antara pemerintah, peneliti, dan pelaku industri, serta memajukan keberlanjutan industri kelapa sawit Indonesia. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Perang Obor Jepara Kembali Digelar, Ribuan Warga Padati Tegalsambi
PHHB GBKP Setia Budi Medan Kunjungi YKPD Alpha Omega Kabanjahe
RSUD Tidar Magelang Peringati HUT ke-94, Perkuat Komitmen Pelayanan Kesehatan
Pentas Pelajar 2026 Jadi Ajang Kreativitas dan Persahabatan Pelajar Indonesia
Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Ada Titip-Menitip dalam Penerimaan Siswa Sekolah Maung
Pemprov Jateng Dorong Kajian Obligasi Daerah untuk Pembiayaan Pembangunan
komentar
beritaTerbaru