Rabu, 08 April 2026

Presiden Jokowi Tinjau Penyaluran Beras di Sumba Barat

Kamis, 03 Oktober 2024 08:58 WIB
Presiden Jokowi Tinjau Penyaluran Beras di Sumba Barat
Presiden Jokowi melakukan kunjungan ke Gudang Bulog Kampung Baru, Kabupaten Sumba Barat, Kamis (3/10/2024).
Sumba Barat (buseronline.com) - Presiden Jokowi mengunjungi Gudang Bulog Kampung Baru di Kabupaten Sumba Barat, Kamis, untuk memantau penyaluran bantuan beras kepada masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Pj Gubernur NTT Andriko Noto Susanto, dan pejabat terkait lainnya.

Dalam interaksinya dengan warga, Presiden Jokowi menanyakan tentang kualitas beras yang diterima, dan warga menjawab positif bahwa beras dalam kondisi baik. "Berarti Bulog bagus," ujar Presiden Jokowi.

Program bantuan beras ini telah berjalan sejak Januari 2024 dan akan dilanjutkan hingga Desember. Presiden Jokowi mengingatkan warga bahwa mereka akan menerima bantuan beras kembali pada bulan Desember. Ia juga mendorong masyarakat untuk menyampaikan usulan kepada pemerintahan baru agar program ini dapat terus berjalan.

Setelah peninjauan, Presiden memastikan kepada media bahwa stok pangan di Bulog Sumba Barat terjaga dengan baik, mencapai sekitar 1.000 ton. "Pasokan tidak ada masalah," kata Presiden Jokowi.

Dengan adanya program bantuan ini, diharapkan harga beras tetap stabil dan masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka. "Kami berharap ini bisa mengerem harga beras agar tidak naik," tutup Presiden Jokowi. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pemprov Sumut Peringati HUT ke-78 dengan Tema “Satu Kolaborasi, Sejuta Energi”
Pemko Medan Siap Sukseskan Perayaan Paskah 2026 yang Lebih Meriah dan Bermakna
Indonesia Kalahkan Malaysia 1-0, Amankan Tiket Semifinal Piala AFF Futsal 2026
Gubernur Sumut Dorong Penguatan Pembinaan dan Integritas Atlet Hadapi Kejuaraan
Razia Gabungan dan Tes Urine Warnai Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 di Lapas Pancurbatu
Polri Perketat Pengawasan Distribusi Energi, 755 Kasus Penyalahgunaan BBM dan LPG Terungkap
komentar
beritaTerbaru