Kamis, 13 Agustus 2026

Sri Mulyani Sampaikan Pentingnya Reformasi Struktural dalam Menghadapi Tantangan Perekonomian Global di Pertemuan APEC

Selasa, 14 November 2023 15:13 WIB
Sri Mulyani Sampaikan Pentingnya Reformasi Struktural dalam Menghadapi Tantangan Perekonomian Global di Pertemuan APEC
Menkeu RI Sri Mulyani Indrawati menghadiri agenda APEC sebagai wakil Indonesia pada rangkaian Finance Ministers Meeting. (Dok/Kemenkeu RI)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani Indrawati menghadiri agenda Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) sebagai wakil Indonesia pada rangkaian Finance Ministers Meeting.

Dalam kesempatan itu, tercatat 21 Menteri Keuangan negara anggota APEC turut hadir pada diskusi tersebut.

”Saya sampaikan beberapa hal pada kesempatan kali ini, utamanya terkait tantangan perekonomian global yang semakin kompleks. Salah satunya adalah kondisi “higher for longer” yang semakin merosotkan posisi fiskal beberapa negara,” ujar Menteri Keuangan melalui akun Instagram resmi @smindrawati, Senin.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan juga menyampaikan keluarnya kebijakan-kebijakan terkait isu perubahan iklim dapat memicu crowding out secara global. Kebutuhan pembiayaan yang masif ini berpotensi memberikan tekanan yang besar pada pasar dan berujung pada meningkatnya suku bunga, dan berujung pada meningkatnya tekanan terkait pembiayaan pada negara-negara berkembang, termasuk Indonesia di dalamnya.

Menghadapi segala dinamika global ini, Menkeu juga menyampaikan bahwa menyambut kebijakan fiskal yang matang dan bijaksana sangatlah penting. Selain itu, saat-saat penuh tantangan seperti ini merupakan waktu yang tepat untuk melakukan beragam reformasi struktural.

Diketahui, pada tahun 2021 Indonesia telah mengesahkan dua undang-undang penting, yaitu mengenai reformasi perpajakan dan hubungan keuangan pusat dan daerah.

Selain itu, APBN juga menjadi katalisator upaya-upaya mempercepat transformasi perekonomian. Menaruh fokus investasi pada infrastruktur dan sumber daya manusia menjadi contohnya. Menurutnya, ini merupakan contoh upaya menyelesaikan beragam isu-isu pembangunan.

”Diskusi pagi ini pun berlangsung hangat di tengah udara San Fransisco yang cukup dingin. Semoga melalui diskusi ini dan beragam rangkaian agenda APEC ke depan, kita semua dapat menemukan solusi bersama dalam menghadapi beragam tantangan dunia,” pungkasnya. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Festival Drumband Piala Bupati Taput Semarakkan HUT ke-81 RI, 26 Sekolah Ikut Ambil Bagian
Pemkab Taput Bagikan 1.814 Bendera Merah Putih, Kobarkan Semangat Nasionalisme
Polri Siapkan 420 Personel Hadapi Ancaman Karhutla 2026
Wagub Sumut: Pendidikan Gratis Jadi Prioritas, Kepulauan Nias Dapat PUBG
Kapolri Hadiri Pertemuan Pimpinan Negara, Perkuat Koordinasi Keamanan Nasional
Toba Caldera Culture Festival 2026 Didorong Jadi Ajang Promosi Budaya Batak ke Mancanegara
komentar
beritaTerbaru