Selasa, 27 Oktober 2026

Pertamina Jajaki Teknologi Penyimpanan Gas MOF untuk Perluas Akses Energi di Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 17:25 WIB
Pertamina Jajaki Teknologi Penyimpanan Gas MOF untuk Perluas Akses Energi di Indonesia
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan JSA pada 23 Oktober 2026.
"Inovasi harus memberikan manfaat nyata dan sesuai dengan kebutuhan Indonesia. Karena itu, kami mengedepankan pengujian menyeluruh terhadap aspek keselamatan, kelayakan operasional, dan keekonomian," kata Baron.

Selain teknologi penyimpanan gas, kerja sama ini juga mencakup kajian konsep Smart Gas Network yang dikembangkan Yachiyo Engineering dan Atomis. Konsep tersebut mengintegrasikan wadah penyimpanan gas dengan sistem pemantauan jarak jauh untuk mendukung perencanaan pengiriman dan pengelolaan konsumsi gas.

Para pihak akan mengevaluasi kesesuaian konsep tersebut dengan infrastruktur, kebutuhan pengguna, serta ketentuan yang berlaku di Indonesia. Potensi pemanfaatan sumber gas domestik, termasuk gas berbasis biomassa, juga dapat menjadi bagian dari kajian.

Pertamina terus memperkuat bisnis energi utama sekaligus mengembangkan peluang bisnis rendah karbon melalui strategi dual growth. Melalui kolaborasi teknologi ini, perusahaan berharap dapat memperluas pilihan distribusi energi, meningkatkan pemanfaatan sumber daya domestik, serta mendukung ketersediaan dan keterjangkauan energi bagi masyarakat.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pengembangan solusi energi yang sesuai dengan kebutuhan Indonesia. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Delegasi Princeton University Pelajari Transformasi Digital dan Teknologi AI Pertamina
Progres RDMP Balikpapan Capai 99 Persen, Pemerintah dan Pertamina Perkuat Pasokan BBM
Tiga UMKM Binaan Pertamina Raih Penghargaan UKM Pangan Award 2026
Pertamina Percepat Pemulihan Distribusi BBM di Bali, Stok Capai 48 Juta Liter
30 UMKM Binaan Pertamina Ikuti Trade Expo Indonesia 2026, Potensi Transaksi Tembus Rp3,28 Miliar
Pertamina Dorong UMKM Batik Inklusif, Libatkan Penyandang Disabilitas
komentar
beritaTerbaru