Juda berharap, dialog Indonesia-Australia yang mempertemukan pemerintah dan kalangan akademisi tersebut dapat menghasilkan masukan konkret bagi pengembangan kebijakan investasi, industri, dan fiskal.
Ia menilai, pertukaran pengalaman dan hasil riset melalui forum tersebut dapat membantu kedua negara mengidentifikasi strategi yang tepat untuk memperkuat kapasitas produktif dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
"Saya berharap diskusi hari ini dapat mempertajam pemahaman mengenai bagaimana investasi, pengembangan industri, dan kebijakan fiskal dapat saling bersinergi untuk mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi," pungkasnya.
Melalui penguatan kredibilitas fiskal, peningkatan kualitas belanja negara, serta pengembangan industri bernilai tambah tinggi, Indonesia diharapkan mampu memperkuat fondasi perekonomian dan mewujudkan pertumbuhan yang lebih produktif serta berkelanjutan. (R)
beritaTerkait
komentar