Minggu, 11 Oktober 2026

Pemerintah Pastikan APBN Tetap Terjaga

Minggu, 11 Oktober 2026 13:25 WIB
Pemerintah Pastikan APBN Tetap Terjaga
Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Selain menjaga keseimbangan anggaran, pemerintah juga berupaya mempertahankan kepercayaan pasar di tengah tingginya suku bunga global dan meningkatnya volatilitas pasar keuangan. Menurut Suahasil, kredibilitas menjadi modal utama dalam menjaga kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia.

Pemerintah akan terus memperhatikan kondisi pasar dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan negara, termasuk melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN), dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dan fleksibilitas.

"Yang paling penting di dalam menahan spread ini adalah kredibilitas. Kita dipercaya. Ini yang menjadi poin utama saya dalam mengelola APBN. APBN-nya menumbuhkan, APBN-nya melindungi masyarakat, APBN-nya harus bisa dipercaya. Dan ini adalah modal kita," tegasnya.

Menutup paparannya, Suahasil menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menjaga pengelolaan APBN secara kredibel dan berkelanjutan. APBN diharapkan mampu menjadi instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, melindungi masyarakat, serta menjaga kepercayaan terhadap perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian global.

"Kita akan terus menjaga APBN dengan baik dan mudah-mudahan menjadi APBN yang betul-betul dapat menumbuhkan ekonomi, melindungi masyarakat, dan menjaga kredibilitas dari perekonomian kita," pungkas Suahasil. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
APBN 2027 Resmi Disahkan, Defisit Ditargetkan 2,4 Persen dari PDB
Pemerintah dan Banggar DPR Sepakati RUU APBN 2027 Dilanjutkan ke Paripurna
Pelunasan Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun Tak Hapus Hak Tagih Negara
APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Defisit Rp240,1 Triliun
Pemerintah Terima Pertimbangan DPD RI untuk RAPBN 2027
Menkeu Sebut Ekonomi Indonesia Tetap Resilien di Tengah Gejolak Global
komentar
beritaTerbaru