Rabu, 07 Oktober 2026

Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Pemko Medan Tak Bayar Pajak hingga Tanpa Pelat Nomor

Rabu, 07 Oktober 2026 08:45 WIB
Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Pemko Medan Tak Bayar Pajak hingga Tanpa Pelat Nomor
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas diwawancarai usai Apel Kendaraan Dinas dan Operasional Pemko Medan yang digelar di halaman Lotte Grosir Medan, Selasa (6/10/2026).

Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menemukan sejumlah kendaraan dinas dan operasional Pemerintah Kota (Pemko) Medan bermasalah saat dilakukan pemeriksaan langsung, mulai dari belum membayar pajak hingga tidak dilengkapi pelat nomor dan kaca spion.

Temuan itu terungkap dalam Apel Kendaraan Dinas dan Operasional Pemko Medan yang digelar di halaman Lotte Grosir Medan, pada 6 Oktober 2026.

Sebanyak 385 kendaraan dikumpulkan dalam apel tersebut. Jumlah itu baru sebagian kecil dari sekitar 5.000 kendaraan dinas dan operasional yang menjadi aset Pemko Medan.

Usai memimpin apel, Rico Waas turun langsung memeriksa kendaraan satu per satu. Ia mengecek sepeda motor operasional yang digunakan di tingkat kelurahan, mobil operasional kecamatan hingga kendaraan yang digunakan kepala dinas, sekretaris dan kepala bidang.

Dalam pemeriksaan itu, Rico menemukan sejumlah kendaraan yang tidak tertib administrasi. Bahkan, terdapat kendaraan yang pajaknya belum dibayarkan serta kendaraan yang tidak memiliki pelat nomor dan kaca spion.

Rico pun langsung menegur pengguna kendaraan yang bersangkutan. "Kenapa pajak kendaraan ini tidak dibayar? Kenapa dibiarkan tanpa plat dan kaca spion?" tegas Rico.

Didampingi Pj Sekda Medan Erfin Fachrurrazi dan Plt Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Suluh Aulia Harahap, Rico juga memeriksa kondisi kendaraan dinas roda empat, termasuk kabin, bodi dan mesin.

Salah satu kendaraan yang diperiksa, yakni mobil dinas Camat Medan Area, diketahui belum membayar pajak. Rico menilai kondisi tersebut menunjukkan masih adanya persoalan dalam pengelolaan kendaraan dinas Pemko Medan.

Menurutnya, persoalan administrasi maupun kondisi kendaraan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. "Bagaimana kalau tidak kita periksa hari ini? Persoalan ini bisa sampai bulan depan, tahun depan, lima tahun ke depan, bahkan bisa sampai sepuluh tahun," ujarnya.

Ia menegaskan kendaraan dinas merupakan aset pemerintah yang harus dikelola secara tertib. Karena itu, setiap kendaraan harus memiliki dokumen dan administrasi yang lengkap serta berada dalam kondisi layak digunakan.

"Dari tinjauan saya secara langsung, banyak sekali kendaraan dinas ini, terutama sepeda motor tadi yang mati, secara platnya mati, mungkin pajaknya belum dibayarkan," kata Rico.

Selain persoalan pajak dan kelengkapan kendaraan, Rico meminta seluruh kendaraan dinas dirawat dengan baik dan hanya digunakan oleh pihak yang berhak. Kendaraan milik Pemko Medan juga tidak boleh dipindahtangankan ataupun digunakan untuk kepentingan pribadi.

Rico kemudian meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang berada di bawah tanggung jawab masing-masing.

Ia berharap langkah tersebut dapat mencegah munculnya kembali persoalan aset dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Hari ini, ini baru 385. Kami minta seluruh OPD untuk mengecek semuanya. BKAD tugasnya di beberapa waktu ke depan untuk mengecek secara keseluruhan," pungkasnya.

Pemko Medan selanjutnya akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap ribuan kendaraan dinas dan operasional sebagai bagian dari upaya penertiban serta pembenahan pengelolaan aset daerah. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemko Medan Perkuat Pengendalian Inflasi, Antisipasi Dampak Kenaikan BBM
Rico Waas Dorong Al Washliyah Medan Perkuat Peran Keagamaan, Pendidikan dan Generasi Muda
Rico Waas Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Spark Go To Campus di Medan
Program Tebus Ijazah Pemko Medan Sudah Bantu 278 Siswa
Pemko dan DPRD Medan Sepakati P-APBD 2026, Belanja Daerah Capai Rp7,73 Triliun
Rico Waas Jadikan Hasil Raker DPRD sebagai Kompas Pembangunan Medan 2027
komentar
beritaTerbaru