Jumat, 02 Oktober 2026

Pemprov Jabar Dorong Rebana Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Baru

Jumat, 02 Oktober 2026 17:40 WIB
Pemprov Jabar Dorong Rebana Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Baru
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman dalam JCC Meeting terkait kerja sama JICA di kawasan Rebana, di Ruang Graha Sawala, Gedung Ali Wardhana, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Dari sisi investasi, sejumlah kawasan industri di Rebana disebut telah menunjukkan perkembangan signifikan. Herman berharap pertumbuhan investasi tersebut dapat terus dikawal sehingga mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengingatkan agar pertumbuhan ekonomi di Rebana tidak menimbulkan kesenjangan dengan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan industri.

"Rebana harus inklusif. Pertumbuhan ekonominya harus diikuti penurunan kemiskinan dan pengangguran. Jangan sampai terjadi pertumbuhan ekonomi, tetapi masyarakat di sekitar kawasan industri tidak ikut menikmati manfaatnya," tegas Herman.

Selain investasi dan industri, Herman menyoroti sejumlah pekerjaan rumah dalam pengembangan Rebana, mulai dari pengelolaan sampah, kualitas infrastruktur, konektivitas antardaerah, hingga optimalisasi BIJB Kertajati.

Menurutnya, keberadaan BIJB Kertajati menjadi salah satu simpul penting dalam membangun ekosistem ekonomi Rebana. Selain penerbangan komersial, kawasan bandara juga diarahkan untuk mendukung aktivitas industri, termasuk sektor Maintenance, Repair and Overhaul (MRO).

"Bandara dan pelabuhan sudah tersedia. Infrastruktur mulai terbangun. Tinggal bagaimana seluruh simpul ini kita integrasikan sehingga benar-benar menjadi ekosistem ekonomi yang produktif," ujarnya.

Herman juga mendorong peningkatan kualitas infrastruktur, terutama akses menuju kawasan industri dan pusat-pusat pertumbuhan baru. Infrastruktur yang memadai dinilai penting untuk memberikan kepastian bagi investor sekaligus meningkatkan mobilitas masyarakat.

Dalam kerja sama dengan JICA, ia berharap pengalaman dan keahlian Jepang dapat membantu Jawa Barat membangun model pengembangan Rebana yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan dan pemerataan manfaat pembangunan.

Herman menegaskan, keberhasilan pengembangan Rebana membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah pusat, Pemprov Jawa Barat, tujuh pemerintah daerah, dunia usaha, dan mitra internasional perlu bergerak dalam satu visi dan orkestrasi pembangunan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Mendikdasmen Tinjau Revitalisasi SDN 1 Kedungjaya Cirebon
Pemprov Jabar dan OJK Dorong Peternak Ayam Petelur Naik Kelas Lewat Program EGG
Kompolnas Dorong Polri Bongkar Jaringan Sindikat Narkotika
Jabar Uji Sistem Rujukan Baru, Pasien Bisa Langsung ke RS Sesuai Penyakit
Kota Bandung Juara Umum Pentas PAI SMP Jawa Barat 2026, Borong Lima Juara Pertama
MBG Harus Bergizi dan Aman, Pengawasan Pangan Jadi Perhatian
komentar
beritaTerbaru