Kamis, 01 Oktober 2026

Pemko dan DPRD Medan Sepakati P-APBD 2026, Belanja Daerah Capai Rp7,73 Triliun

Kamis, 01 Oktober 2026 15:10 WIB
Pemko dan DPRD Medan Sepakati P-APBD 2026, Belanja Daerah Capai Rp7,73 Triliun
Pemko Medan bersama DPRD Kota Medan menyepakati P-APBD Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Medan, Selasa (29/9/2026).

Medan (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Medan bersama DPRD Kota Medan menyepakati Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Medan, pada 29 September 2026.

Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengoptimalkan anggaran untuk memperkuat pelayanan dasar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Medan.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan, P-APBD 2026 bukan sekadar penyesuaian angka dalam struktur anggaran, tetapi menjadi instrumen strategis untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.

"Melalui dukungan APBD yang kuat dan efektif, berbagai langkah dan strategi pembangunan kota kita harapkan dapat memperkuat program-program berbasis kesehatan, pendidikan, penanggulangan kemiskinan, hingga penanganan stunting dan masalah kesejahteraan sosial secara optimal," ujar Rico di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Kota Medan.

Rico menjelaskan, penguatan program sosial dan layanan publik akan dilakukan secara terintegrasi. Kebijakan tersebut diarahkan untuk mendorong pemerataan pembangunan, meningkatkan mutu dan fasilitas kesehatan dasar, serta mempercepat intervensi penurunan angka stunting bagi keluarga rentan.

Selain sektor kesehatan, Pemko Medan juga memberikan perhatian terhadap akses dan kualitas pendidikan. Pemerintah daerah memastikan layanan pendidikan yang memadai bagi seluruh anak serta menyiapkan perlindungan sosial yang tepat sasaran bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Kami juga memastikan akses layanan pendidikan yang memadai dan berkualitas bagi seluruh anak, menyiapkan skema perlindungan sosial yang tepat sasaran bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan pemerhati masalah sosial lainnya," katanya.

Di bidang perekonomian, Pemko Medan akan terus menjaga tingkat inflasi dan keterjangkauan harga bahan pokok. Pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi perhatian sebagai salah satu pilar perekonomian daerah.

Pemko Medan turut menyiapkan sarana dan prasarana sosial ekonomi yang berkualitas guna mendukung produktivitas serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Menurut Rico, penyusunan kerangka P-APBD 2026 merupakan wujud komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif untuk mewujudkan pengelolaan anggaran yang sehat dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesepakatan tersebut, postur P-APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2026 meliputi Pendapatan Daerah sebesar Rp7,13 triliun lebih, Belanja Daerah sebesar Rp7,73 triliun lebih, serta Pembiayaan Netto sebesar Rp592,2 miliar lebih.

Rico berharap anggaran yang telah disepakati dapat dikelola secara efektif, efisien, dan transparan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kami berharap pengalokasian anggaran yang efektif dan transparan ini mampu menjadikan Medan sebagai kota yang terus tumbuh maju, inklusif, dan kondusif bagi seluruh warganya," pungkasnya.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi, pimpinan perangkat daerah, serta para camat se-Kota Medan. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemko Medan Optimalkan PAD Tanpa Semata Naikkan Tarif Pajak
Pemko Medan Perkuat Pengendalian Inflasi, Antisipasi Kenaikan Harga Pangan
Pemko Medan Revitalisasi 31 Fasilitas Kesehatan, Anggaran Capai Rp125,9 Miliar
Pemko Medan Ajukan Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Jadi Rp7,13 Triliun
Pemko Medan dan Bank Sumut Perkuat Kolaborasi Dukung Pembangunan Daerah
Uniqlo Kurasi Produk UMKM Medan, Buka Peluang Tembus Pasar Global
komentar
beritaTerbaru