Selasa, 15 September 2026

Grand Final SKDG Liga Garut 2026 Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penggerak Ekonomi Peternak

Selasa, 15 September 2026 10:50 WIB
Grand Final SKDG Liga Garut 2026 Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penggerak Ekonomi Peternak
Grand Final SKDG Liga Garut dan Kontes Ternak Tahun 2026 di Pamidangan Lembah Gunung Guntur Anugrah, Jalan Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, Sabtu (12/9/2026).

Garut (buseronline.com) - Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menghadiri Grand Final Seni Ketangkasan Domba Garut (SKDG) Liga Garut dan Kontes Ternak Tahun 2026 di Pamidangan Lembah Gunung Guntur Anugrah, Jalan Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, pada 12 September 2026.

Dilansir dari laman Jabarprov, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya melestarikan budaya khas Kabupaten Garut sekaligus mendorong peningkatan nilai ekonomi domba unggulan.

Turut hadir Ketua HPDKI Provinsi Jawa Barat Denny Mulyadi, perwakilan Kementerian Pertanian, Kepala Diskannak Kabupaten Garut drh Dyah Savitri, Ketua HPDKI Kabupaten Garut Riki Muhamad Sidik, perwakilan Disparbud Kabupaten Garut, serta sejumlah tamu undangan.

Bupati Garut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pemeliharaan domba Garut tidak hanya berorientasi pada produksi daging, tetapi juga harus dilakukan secara baik dan penuh perhatian agar menghasilkan ternak berkualitas dengan nilai jual tinggi.

"Karena domba kalau dijual hanya dagingnya saja, itu harganya gak akan mahal. Tapi kalau domba yang dipelihara dengan baik, dengan kasih sayang, dengan cinta, insya Allah harganya akan jadi bagus. Ini akan membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Garut," ujar Syakur.

Ia menambahkan, SKDG tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi bagi para pencinta domba dari berbagai daerah di Jawa Barat.

"Ini juga ajang silaturahmi. Kegiatannya berlingkup Provinsi Jawa Barat, jadi silaturahmi antara orang-orang yang memiliki kecintaan yang sama terhadap domba," katanya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen mendorong kegiatan tersebut agar semakin dikenal masyarakat luas. Salah satu upayanya dengan menggandeng Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) serta melibatkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut.

Syakur berharap potensi budaya domba Garut dapat terus dikembangkan sehingga memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal.

Sekjen HPDKI Garut Asep Rahwanto mengatakan, Grand Final SKDG merupakan rangkaian terakhir dari sembilan putaran liga yang sebelumnya digelar di delapan pamidangan.

Tahun ini, sebanyak 461 ekor domba mengikuti seni ketangkasan. Peserta terbagi dalam Kelas A sebanyak 143 ekor, Kelas B sebanyak 143 ekor, dan Kelas C sebanyak 175 ekor.

Peserta SKDG berasal dari sejumlah daerah di Jawa Barat, di antaranya Kabupaten Sumedang, Pangandaran, Bandung, dan Garut.

Selain SKDG, kegiatan tersebut juga diisi Kontes Ternak Lokal yang khusus diikuti peternak asal Kabupaten Garut. Kontes ini diikuti 170 ekor ternak dalam lima kategori.

Kelima kategori tersebut yakni Raja Petet Non Poel sebanyak 59 ekor, Raja Petet Satu Pasang Poel sebanyak 55 ekor, Raja Calon Pejantan atau Raja Kasep Dua Pasang Poel sebanyak 33 ekor, Raja Pedaging Dua Pasang Poel sebanyak delapan ekor, serta Ratu Bibit Dua Pasang Poel sebanyak 15 ekor.

"Kalau untuk kontes ternak ini diselenggarakan lokal, jadi peternak yang hanya di Kabupaten Garut saja yang ikut. Tetapi untuk SKDG ini terbuka, jadi ada yang dari Sumedang, Pangandaran, Bandung, jadi banyak," kata Asep.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemprov Jabar Bakal Gabungkan Sejumlah OPD, Dedi Mulyadi: Struktur Sedikit, Fungsi Banyak
GIIAS Bandung 2026 Resmi Dibuka, Dorong Pertumbuhan Industri Otomotif Jawa Barat
Disdik Jabar Terbitkan Edaran Kewaspadaan Erupsi Gunung Anak Krakatau
Disdik Jabar Nonaktifkan Guru SMA Negeri 1 Pamanukan Terkait Dugaan Kekerasan Seksual
Siswa SDN 026 Bojongloa Direlokasi, Belajar Sementara di SDN 148 Cibaduyut
Renovasi SDN 026 Bojongloa Dimulai, Siswa Dipindahkan Sementara
komentar
beritaTerbaru