Rabu, 09 September 2026

Pemerintah Pastikan Stok Beras Aman, SPHP Ditambah 1 Juta Ton

Rabu, 09 September 2026 11:20 WIB
Pemerintah Pastikan Stok Beras Aman, SPHP Ditambah 1 Juta Ton
Mentan RI Andi Amran Sulaiman usai mengikuti rapat koordinasi bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan dan sejumlah kementerian/lembaga di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (7/9/2026).
Di sisi lain, pemerintah menghentikan impor beras pecah atau menir sebanyak 380 ribu ton. Kebutuhan tersebut akan dipenuhi dengan mengoptimalkan stok beras dalam negeri milik Bulog yang mengalami penurunan mutu dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan industri tepung beras.

"Beras yang diimpor itu 380 ribu ton, beras pecah, itu kita stop. Dari Bulog 380 ribu. Alhamdulillah, jadi kita tindak stop impor beras pecah, menir," ujar Amran.

Tak hanya beras, pemerintah juga menyiapkan SPHP jagung sebanyak 150 ribu ton. Pasokan tersebut ditujukan untuk membantu peternak rakyat serta pelaku usaha kecil dan menengah menghadapi tekanan ketersediaan jagung selama musim kemarau.

Pemerintah menilai berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari strategi mitigasi untuk menjaga ketahanan pangan nasional dari hulu hingga hilir. Dengan memperkuat produksi, distribusi, bantuan pangan, dan intervensi pasar, pemerintah memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah tantangan El Nino.

"Operasi pasar besar-besaran. SPHP ditambah satu juta ton. Kemudian bantuan pangan dipercepat," pungkas Amran. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kementan Siapkan Rp28,02 Triliun untuk Perkuat Pertanian 2027
Janji Mentan Amran kepada Buruh Tani Karawang Langsung Terwujud, Alsintan Tiba dalam Hitungan Jam
Mentan Amran Sidak Sawah Karawang, Dorong Petani Tanam Tiga Kali Setahun
Komnas HAM dan PPM LVRI Dukung Mentan Amran Berantas Mafia Pangan
Mentan Amran Copot Permanen 13 Pejabat Kementan karena Terlibat Judi Online
Harga Gabah Naik, Kesejahteraan Petani Kolaka Meningkat dan Produksi Padi Melonjak
komentar
beritaTerbaru