Senin, 31 Agustus 2026

Program ‘Perempuan Berdaya’ 2026 Dorong Perempuan UMKM Jabar Semakin Mandiri

Minggu, 30 Agustus 2026 16:45 WIB
Program ‘Perempuan Berdaya’ 2026 Dorong Perempuan UMKM Jabar Semakin Mandiri
Kegiatan program Inkubasi Bisnis ‘Perempuan Berdaya’ 2026 berlangsung di Aula Bung Hatta, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Kamis (27/8/2026).

Bandung (buseronline.com) - Program Inkubasi Bisnis 'Perempuan Berdaya' 2026 mendorong peningkatan kapasitas perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Barat agar semakin mandiri dan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Dilansir dari laman Jabarprov, kegiatan tersebut berlangsung di Aula Bung Hatta, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, pada 27 Agustus 2026.

Kepala Bidang Pengembangan Usaha Kecil Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Moch. Danny Fulton, mengatakan pelaku UMKM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pasar.

Menurutnya, inovasi dan kemauan untuk terus belajar menjadi hal penting dalam menjaga keberlangsungan usaha.

"Jangan takut untuk berinovasi. Jangan takut untuk mencoba hal baru. Dan yang tidak kalah penting, jangan berhenti belajar," ujar Danny.

Program 'Perempuan Berdaya' 2026 diselenggarakan Yayasan Rumah Indung Kreatif Indonesia (YRIKI) bersama Yayasan Indonesia Setara (YIS). Program ini bertujuan memperkuat kemandirian dan daya saing perempuan pelaku UMKM.

Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai berbagai aspek pengembangan usaha, mulai dari literasi keuangan, legalitas, digitalisasi, pengembangan produk, akses pasar, hingga akses pembiayaan.

Danny menilai pengembangan UMKM membutuhkan keterlibatan dan dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri dalam memenuhi kebutuhan para pelaku usaha.

"Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Oleh karena itu, kolaborasi seperti yang kita lakukan hari ini harus terus diperkuat dan dikembangkan agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi UMKM di Jawa Barat," katanya.

Selain meningkatkan kemampuan pengelolaan usaha, program tersebut juga mendorong peserta membangun jejaring bisnis. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama sekaligus memperluas pasar.

Melalui Program 'Perempuan Berdaya' 2026, perempuan pelaku UMKM di Jawa Barat diharapkan semakin siap menghadapi persaingan, memperluas pasar, serta meningkatkan akses terhadap pembiayaan.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perempuan dalam pengembangan ekonomi melalui usaha yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemprov Sumut Dorong GAMKI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Jelajah Batealit Resmi Diluncurkan, Dorong Potensi Wisata dan Ekonomi Masyarakat
Bobby Nasution Dorong Sertifikasi Halal Gratis untuk 5.000 UMKM Sumut
Garut dan Tabalong Tukar Strategi Pengembangan UMKM untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat
Pemerintah Perkuat Pembiayaan dan Kemitraan untuk UMKM
OJK Jabar Dorong Kota Bandung Jadi Role Model Pengembangan UMKM dan Perangi Rentenir
komentar
beritaTerbaru