Senin, 24 Agustus 2026

Pemerintah Perkuat Pembiayaan dan Kemitraan untuk UMKM

Senin, 24 Agustus 2026 13:25 WIB
Pemerintah Perkuat Pembiayaan dan Kemitraan untuk UMKM
Wamenkeu RI Juda Agung saat memberikan keynote speech pada acara KKI 2026 di JICC, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
"Dari semua itu kemudian terbentuk satu hal yang paling berharga yaitu track record dan track record ini memperbaiki bankability dari UMKM. Dan bankability akan membuka akses pembiayaan dari UMKM ini," jelasnya.

KKI 2026 menjadi salah satu wadah untuk mendorong terbentuknya pola kemitraan antara UMKM dan korporasi. Korporasi dapat berperan sebagai off-taker yang memberikan kepastian pasar, sedangkan UMKM mendapat kesempatan meningkatkan kualitas produk, kapasitas produksi, teknologi, serta tata kelola usaha.

Penguatan UMKM juga membutuhkan ekosistem pembiayaan yang terintegrasi. Kemenkeu akan terus mendorong melalui instrumen fiskal dan kebijakan sektor keuangan, sementara Bank Indonesia memperkuat intermediasi melalui kebijakan makroprudensial.

Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berperan melalui regulasi dan pengawasan sektor perbankan dan UMKM. Perbankan serta lembaga keuangan menyalurkan pembiayaan, sedangkan korporasi membuka akses rantai pasok dan pasar.

UMKM sendiri dituntut terus meningkatkan produktivitas, tata kelola, dan kualitas agar semakin kompetitif. "Koordinasi antarotoritas adalah kunci. Kemenkeu, BI, OJK, K/L lainnya, perbankan, korporasi dan pelaku usaha harus bergerak dalam satu irama," pungkas Juda. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
OJK Jabar Dorong Kota Bandung Jadi Role Model Pengembangan UMKM dan Perangi Rentenir
Bandara Husein Sastranegara Disiapkan Jadi Etalase Produk UMKM Kota Bandung
Uniqlo Kurasi Produk UMKM Medan, Buka Peluang Tembus Pasar Global
Pemprov Sumut Siapkan Rp50 Miliar untuk Modal UMKM Tahun 2027
UMKM Jawa Tengah Olah Limbah Jadi Produk Kreatif, Tembus Pasar Internasional
USU Catat Sejumlah Capaian dan Perkuat Ambisi Menuju Kampus Berdaya Saing Global
komentar
beritaTerbaru