Minggu, 04 Oktober 2026

Bobby Nasution: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata

Rabu, 19 Agustus 2026 09:50 WIB
Bobby Nasution: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata
Gubernur Sumut Bobby Nasution dalam Resepsi Kenegaraan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Senin (17/8/2026) malam.

Medan (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan bahwa kemerdekaan tidak cukup hanya dirayakan, tetapi harus diisi dengan kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution dalam Resepsi Kenegaraan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Senin malam.

Di hadapan para Konsul Jenderal (Konjen) negara sahabat dan para undangan, Bobby mengatakan cita-cita pembangunan harus diwujudkan melalui kerja bersama seluruh pemangku kepentingan. "Cita-cita itu baru cukup kalau sudah menjadi kenyataan dan sudah tercapai," tegas Bobby.

Bobby menyebut Sumut memiliki kekayaan alam dan potensi besar yang harus dikelola secara optimal. Danau Toba dan berbagai sumber daya alam lainnya, menurutnya, merupakan anugerah yang harus dijaga agar mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Untuk itu, Bobby mengajak pemerintah, dunia usaha, masyarakat, serta negara-negara sahabat memperkuat kolaborasi dalam membangun Sumut yang maju dan sejahtera.

Ia menilai semangat kolaborasi juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Bobby mengibaratkan pembangunan seperti perlombaan panjat pinang yang membutuhkan kerja sama banyak pihak untuk mencapai puncak.

"Untuk mencapai puncak, tidak ada satu pihak pun yang dapat berdiri sendiri. Ada yang memanjat, menopang, memberi arah, sekaligus memastikan agar tidak terjatuh," ujarnya.

Menurut Bobby, hasil pembangunan yang dicapai nantinya harus mampu menghadirkan kemakmuran, membuka kesempatan, serta menciptakan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Sumut.

Bobby juga menekankan pentingnya menghilangkan berbagai hambatan dalam pelayanan publik dan investasi. Ia meminta pemerintah tidak menciptakan kesulitan bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

"Jangan mempersulit orang. Kita saja sebagai umat manusia kalau dipersulit sesama manusia, kesalnya luar biasa," katanya.

Sementara itu, Konjen Malaysia di Medan Shahril Nizam Abdul Malek mengapresiasi potensi serta arah pembangunan Sumut. Ia menilai pembangunan daerah membutuhkan kerja sama karena tidak mungkin dilakukan oleh satu pihak saja.

"Tidak ada satu orang pun yang bisa sampai ke puncak dengan kekuatan sendiri. Yang paling kuat berada di bawah, yang paling ringan mungkin berada di atas, yang berpengalaman mengatur strategi. Semua harus percaya kepada orang lain," ujarnya.

Shahril juga menyoroti potensi Sumut di sektor pertanian, perkebunan, industri, dan pariwisata. Namun, potensi tersebut harus didukung infrastruktur memadai, konektivitas yang kuat, serta kemudahan perizinan.

Menurutnya, berbagai dukungan tersebut penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan keterampilan masyarakat.

Ia mengibaratkan potensi Sumut seperti buah durian yang memiliki nilai besar, tetapi membutuhkan cara yang tepat untuk membukanya.

"Kalau salah membukanya, kita sendiri yang terluka. Kalau terlalu banyak duri dalam prosesnya, investor mungkin memilih makan buah yang lain," katanya.

Shahril menegaskan negara-negara sahabat di Sumut siap menjadi bagian dari upaya mengembangkan potensi daerah melalui kerja sama di bidang investasi, pariwisata, pendidikan, perdagangan, dan hubungan internasional.

Mengakhiri sambutannya, Shahril turut mengapresiasi kepemimpinan Bobby Nasution dalam mendorong pembangunan infrastruktur dan transformasi ekonomi, termasuk perhatian terhadap pembangunan di Kepulauan Nias.

Bobby berharap semangat kemerdekaan terus diwujudkan melalui kerja nyata, peningkatan pelayanan publik, penguatan investasi, serta pengelolaan potensi daerah secara berkelanjutan.

"Dengan sinergi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan negara-negara sahabat, Sumut diharapkan mampu semakin berdaya saing dan memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Kita berharap Sumut menjadi emas yang paling bersinar di 2045 nanti," pungkasnya. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Bobby Nasution Siapkan Beasiswa Khusus untuk Mahasiswa UMSU
Bobby Nasution Ajak IKM Sumut Perkuat Ekonomi Keumatan dan Industri Halal
Bobby Nasution Dorong Percepatan Rumah Subsidi di Sumut
Bobby Nasution dan 33 Kepala Daerah se-Sumut Teken Komitmen Bersama KPK Cegah Korupsi
Bobby Nasution Beri Tali Asih kepada 13 Purna Olahragawan Berprestasi Sumut
Gubernur Sumut Berangkatkan Pasien Terduga Korban MBG ke RSCM Jakarta
komentar
beritaTerbaru