Rabu, 12 Agustus 2026

Pemprov Sumut Percepat Pembangunan Empat Kabupaten 3T di Kepulauan Nias

Rabu, 12 Agustus 2026 11:55 WIB
Pemprov Sumut Percepat Pembangunan Empat Kabupaten 3T di Kepulauan Nias
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung dalam Dialog Interaktif memperingati HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan RI Provinsi Sumut Tahun 2026, Selasa (11/8/2026).

Medan (busernline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus mempercepat pembangunan di empat kabupaten di Kepulauan Nias yang masih masuk kategori daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Percepatan tersebut dilakukan melalui sejumlah program prioritas, di antaranya Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Proyek Strategis Daerah (PSD), yang mencakup pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, konektivitas, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung mengatakan salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menghadirkan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution dan Wakil Gubernur Sumut Surya untuk berkantor di Kepulauan Nias.

Hal itu disampaikan Basarin dalam Dialog Interaktif memperingati HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan RI Provinsi Sumut Tahun 2026 yang disiarkan RRI Medan, Selasa.

Menurut Basarin, kehadiran pimpinan Pemprov Sumut di Kepulauan Nias menjadi upaya untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat sekaligus memperoleh gambaran langsung mengenai berbagai persoalan di lapangan.

"Artinya menjemput bola, supaya apa-apa yang terjadi, fenomena, fakta-fakta, data-data yang ada di lapangan bisa dirumuskan menjadi kebijakan yang sesungguhnya dibutuhkan oleh masyarakat," ujar Basarin.

Ia menyebut empat kabupaten di Kepulauan Nias masih membutuhkan akselerasi pembangunan karena masuk dalam kategori daerah tertinggal. Kondisi tersebut mendorong Pemprov Sumut untuk memperkuat intervensi pembangunan di wilayah tersebut.

Sejumlah program PHTC telah dilaksanakan, termasuk Program Berobat Gratis (Probis) serta penyediaan akses internet di ruang publik dan sekolah melalui program Digitalisasi Pelayanan Publik (CERDAS).

Di sektor infrastruktur, Pemprov Sumut menjalankan program Infrastruktur Strategis Terintegrasi (INSTANSI), yang meliputi pembangunan jalan, jembatan, dan peningkatan konektivitas menuju wilayah yang masih terisolasi.

Pembangunan jalan antara lain mencakup ruas Nias Selatan–Nias Barat, koridor Dola dan Duria, serta Opiatumbeherua di wilayah Nias Selatan dan Nias Barat.

Pemprov Sumut juga tengah mengkaji pembangunan pelabuhan terpadu di Kepulauan Nias. Fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas transportasi laut sekaligus menekan biaya distribusi logistik.

"Gubernur berencana untuk membangun pelabuhan dan gudang-gudang logistik. Ini untuk menambah pelayaran ke sana, bagaimana logistik bisa diangkut ke sana dengan harga yang terjangkau," kata Basarin.

Sementara melalui PSD, pemerintah juga membangun talud, turap, dan dinding penahan tanah di sejumlah ruas jalan. Pelayanan kesehatan turut menjadi perhatian dengan peningkatan kapasitas sejumlah puskesmas.

Dua puskesmas di Mandrehe, Nias Barat, dan Lahewa, Nias Utara, akan ditingkatkan menjadi puskesmas rawat inap. Fasilitas tersebut nantinya juga akan dilengkapi dokter spesialis.

"Karena hanya ada satu rumah sakit yang operasional saat ini di Gunung Sitoli. Maka supaya aksesnya lebih dekat dan bisa memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat," jelas Basarin.

Di sisi lain, Ketua DHD BPK 45 Sumut Mayjen TNI (Purn) M Hasyim mendukung langkah Pemprov Sumut mempercepat pembangunan di Kepulauan Nias.

Menurutnya, kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut berkantor di Kepulauan Nias menjadi salah satu upaya mewujudkan persatuan melalui pemerataan pembangunan dan keadilan sosial.

Ia juga mendorong penguatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda di Kepulauan Nias melalui berbagai kegiatan pembinaan bersama siswa SMA dan pemuda.

"Kami melihat program gubernur sangat baik dan kami sangat mendukung program ini," pungkasnya. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Bobby Nasution Dorong Beasiswa Mahasiswa Poltekkes Gunungsitoli, Targetkan Cakupan hingga 50 Persen
Bobby Nasution Minta Kepala Daerah di Kepulauan Nias Segera Usulkan BKP 2027
Bobby Nasution Siapkan Rp2 Miliar Bangun Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara
Gedung Permanen SMPN 4 Sitolu Ori Segera Dibangun, Siswa Tak Lagi Belajar di Bangunan Darurat
Bobby Nasution Bawa Program Pembangunan ke Nias Utara, Warga Apresiasi Perbaikan Infrastruktur
Bobby Nasution Tinjau RSUD M Thomsen, Pastikan Layanan Kesehatan Meningkat dan Bantu Pasien Rujukan
komentar
beritaTerbaru