Kamis, 01 Oktober 2026

Bobby Nasution Siapkan Rp2 Miliar Bangun Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

Minggu, 09 Agustus 2026 18:30 WIB
Bobby Nasution Siapkan Rp2 Miliar Bangun Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara
Gubernur Sumut Bobby Nasution saat menghadiri kegiatan Sapa Daerah di Lauru Fadoro, Nias Utara, Jumat (7/8/2026).

Nias Utara (buseronline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution menyiapkan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk membangun rumah produksi kelapa di Kabupaten Nias Utara.

Pembangunan rumah produksi tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Sumut meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa sekaligus mendorong kesejahteraan petani di daerah tersebut. Rencana itu disampaikan Bobby saat menghadiri kegiatan Sapa Daerah di Lauru Fadoro, Nias Utara, Jumat.

Bobby mengatakan, rumah produksi kelapa nantinya akan dilengkapi sejumlah fasilitas, di antaranya mesin produksi kopra, solar dryer, mesin pengupas batok, mesin pemilah, serta berbagai peralatan pendukung lainnya.

Selain mengolah kelapa menjadi kopra, fasilitas tersebut juga akan digunakan untuk mengembangkan produksi arang batok kelapa.

Berdasarkan data Bapperida Sumut, pembangunan rumah produksi kelapa itu dialokasikan anggaran sekitar Rp2 miliar dan ditargetkan mulai dibangun pada tahun 2026.

Menurut Bobby, pembangunan fasilitas pengolahan kelapa tersebut penting untuk mengoptimalkan potensi komoditas unggulan Nias Utara.

Hasil kelapa masyarakat diharapkan tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi.

Selain pembangunan rumah produksi kelapa, Pemprov Sumut juga meningkatkan anggaran pembangunan untuk wilayah Kepulauan Nias.

Pada 2026, Bobby Nasution mengalokasikan sekitar Rp500 miliar untuk berbagai program pembangunan di Kepulauan Nias. Anggaran tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp250 miliar hingga Rp300 miliar.

"Untuk Kepulauan Nias sendiri tahun lalu kami anggarkan dari seluruh anggaran kami itu kurang lebih ada Rp250 miliar sampai Rp300 miliar. Tahun ini kami tingkatkan hampir menjadi Rp500 miliar untuk Kepulauan Nias," kata Bobby.

Pemprov Sumut menetapkan tiga tema utama dalam pembangunan Kepulauan Nias, yakni sebagai sentra perekonomian, sentra produksi, dan pariwisata.

Dalam arah pembangunan tersebut, Nias Utara diarahkan menjadi salah satu sentra produksi di Kepulauan Nias.

Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu menyambut baik rencana pembangunan rumah produksi kelapa tersebut. Menurutnya, Nias Utara memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan perkebunan kelapa. Pengembangan industri pengolahan kelapa dinilai dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Nias Utara ini potensinya pariwisata dan kelapa. Lebih 30 kilometer dari sini kelapa semua. Tahun 2026 ini banyak program Pak Gubernur di Nias Utara, salah satunya rumah kelapa di desa ini dan pembangunan beberapa ruas jalan," ujar Amizaro.

Dalam kegiatan Sapa Daerah, Bobby juga menerima berbagai aspirasi masyarakat Lauru Fadoro. Aspirasi tersebut akan ditindaklanjuti melalui program pembangunan Pemerintah Provinsi Sumut.

Sementara itu, warga Lauru Fadoro, Bakti Adil Waruwu, mengaku terharu atas kedatangan Gubernur Sumut ke desanya.

Ia berharap perhatian pemerintah terhadap potensi kelapa dan pariwisata di Nias Utara terus ditingkatkan. "Kami terharu, 80 tahun merdeka baru ini kami bertemu Gubernur Sumut," kata Bakti.

Pembangunan rumah produksi kelapa diharapkan menjadi langkah strategis dalam mengembangkan potensi ekonomi Nias Utara, meningkatkan nilai tambah hasil perkebunan, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Bobby Nasution Siapkan Beasiswa Khusus untuk Mahasiswa UMSU
Bobby Nasution Ajak IKM Sumut Perkuat Ekonomi Keumatan dan Industri Halal
Bobby Nasution Dorong Percepatan Rumah Subsidi di Sumut
Bobby Nasution dan 33 Kepala Daerah se-Sumut Teken Komitmen Bersama KPK Cegah Korupsi
Bobby Nasution Beri Tali Asih kepada 13 Purna Olahragawan Berprestasi Sumut
Gubernur Sumut Berangkatkan Pasien Terduga Korban MBG ke RSCM Jakarta
komentar
beritaTerbaru