Cilegon (buseronline.com) - PT Pertamina (Persero) terus memperkuat keandalan distribusi energi nasional dengan memastikan seluruh fasilitas operasional berjalan aman, andal, dan sesuai standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
Dilansir dari laman
Pertamina, komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan Management Walkthrough (MWT) Komisaris Utama PT
Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan ke Fuel Terminal (FT) Tanjung Gerem,
Cilegon,
Banten, Selasa.
Dalam kunjungan tersebut, Mochamad Iriawan menegaskan bahwa FT Tanjung Gerem merupakan salah satu infrastruktur strategis yang berperan penting dalam menjaga kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM), khususnya di jalur penghubung Pulau Jawa dan Sumatra.
Beroperasi sejak 1996, FT Tanjung Gerem memiliki kapasitas penyimpanan sekitar 120 ribu kiloliter dan didukung tiga fasilitas jetty yang menunjang proses penerimaan serta penyaluran BBM ke wilayah
Banten dan sekitarnya.
Selama peninjauan, Komisaris Utama mengecek langsung fasilitas penerimaan dan penyaluran BBM, tangki timbun, hingga sistem keselamatan dan tanggap darurat.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga implementasi HSSE, memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), meningkatkan pengendalian losses, serta memanfaatkan teknologi guna mendukung keandalan operasional.
Selain memastikan aspek operasional, Mochamad Iriawan juga menyoroti pentingnya keselamatan masyarakat di sekitar terminal, termasuk pengaturan lalu lintas armada mobil tangki agar tidak mengganggu aktivitas warga.
Ia turut memastikan kesiapan sistem tanggap darurat, seperti fasilitas pemadam kebakaran dan infrastruktur pendukung lainnya sebagai bagian dari mitigasi risiko. Di bidang sosial dan lingkungan, Komisaris Utama mengapresiasi berbagai program tanggung jawab sosial yang dijalankan FT Tanjung Gerem.
Pada 2026, program tersebut difokuskan pada penguatan ketahanan pangan melalui PRI MAPAN (Perempuan Mandiri Mencapai Ketahanan Pangan), pemberdayaan UMKM di Kecamatan Gerogol, pelestarian ekosistem pesisir Banten, serta penguatan kemitraan dengan komunitas nelayan di sekitar wilayah operasi.
Vice President Corporate Communication PT
Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan Management Walkthrough menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan seluruh fasilitas distribusi energi beroperasi secara optimal.
"Keandalan distribusi energi dibangun dari kesiapan setiap fasilitas operasional Pertamina. Melalui Management Walkthrough, jajaran manajemen memastikan penerapan HSSE, keunggulan operasional, dan tata kelola perusahaan berjalan secara konsisten sehingga masyarakat dapat terus memperoleh layanan energi yang andal," ujar Baron.
Ia menambahkan, pengawasan langsung di lapangan juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya continuous improvement sekaligus memperkuat kesiapan para Perwira
Pertamina dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional.
Menurut Baron, keandalan operasional harus berjalan seiring dengan komitmen terhadap keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat sebagai implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). (R)
beritaTerkait
komentar