Rabu, 29 Juli 2026

Bobby Nasution: Ketahanan Pangan Harus Jadi Tanggung Jawab Bersama

Rabu, 29 Juli 2026 16:25 WIB
Bobby Nasution: Ketahanan Pangan Harus Jadi Tanggung Jawab Bersama
Gubernur Sumut Bobby Nasution saat menghadiri penutupan Pelatihan dan Pendidikan Tani Merdeka Sumut-Aceh di Aula BPSDM Sumut, Medan, Selasa (28/7/2026).

Medan (busernline.com) - Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan persoalan mendasar yang harus menjadi perhatian bersama.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepala keluarga, tetapi juga seluruh tingkatan pemerintahan, mulai dari desa hingga pemerintah pusat.

Pernyataan tersebut disampaikan Bobby saat menghadiri penutupan Pelatihan dan Pendidikan Tani Merdeka Sumut-Aceh di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut, Medan, Selasa.

Bobby mengatakan, Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan sektor pangan sebagai salah satu program prioritas nasional. Karena itu, seluruh jajaran pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan program tersebut dapat dijalankan hingga ke tingkat paling bawah dan dipahami masyarakat.

"Dan tugas kita adalah bagaimana program Presiden ini bisa terimplementasi, bisa sampai ke tingkat paling bawah dan dipahami," ujar Bobby.

Ia menilai berbagai program pemerintah di sektor pertanian mulai menunjukkan hasil yang positif. Salah satunya terlihat dari semakin baiknya penyerapan hasil pertanian yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani.

Untuk memperkuat pembangunan sektor pertanian, Bobby mengajak Tani Merdeka berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumut dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan petani.

"Nanti dengan Tani Merdeka mungkin bisa kita kolaborasikan program-programnya, karena kami yakin semuanya sudah ada ahlinya di sana," katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Wilayah Tani Merdeka Sumut, Gusmiyadi, mengapresiasi komitmen Gubernur Bobby Nasution dalam mendukung sektork pertanian. Ia juga mendukung rencana penerapan zonasi pertanian dan peternakan di Sumut sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan daerah.

Selain itu, Gusmiyadi mengungkapkan bahwa Sumut belum berhasil menjadi tuan rumah Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) 2029. Sebagai alternatif, pihaknya mengusulkan agar Sumatera Utara menjadi tuan rumah pertemuan petani se-Indonesia.

"Kita pastikan Sumatera Utara akan menjadi basis konsolidasi kaum petani di seluruh Indonesia," ujar Gusmiyadi.

Penutupan Pelatihan dan Pendidikan Tani Merdeka Sumut-Aceh turut dihadiri Ketua Umum Tani Merdeka Don Muzakir, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, serta sejumlah kepala daerah lainnya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Bobby Nasution Minta OJK Perkuat Strategi Penguatan Ekonomi dan Jasa Keuangan Sumut
KKSU 2026 Dorong UMKM Sumut Naik Kelas dan Perkuat Pertumbuhan Ekonomi
Wagub Sumut Tegaskan Pembangunan Sekolah Harus Sejalan dengan Peningkatan Mutu Pendidikan
Wagub Sumut Pastikan Pembangunan Bronjong Jalan Miga-Lolowua Rampung Tepat Waktu
Kahiyang Ayu Ajak Ratusan Anak Yatim dan Disabilitas Belanja Perlengkapan Sekolah di Tebingtinggi
Pemprov Sumut Perkuat Layanan Kesehatan di Nias Melalui Kolaborasi dengan Pemkab
komentar
beritaTerbaru