Garut (buseronline.com) - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama International Fund for Agricultural Development (IFAD) melakukan evaluasi pelaksanaan Program UPLAND di Kabupaten Garut yang dinilai berhasil mendorong pengembangan komoditas kentang dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Dilansir dari laman Jabarprov, evaluasi dilakukan melalui kunjungan Project Completion Review (PCR) Mission
Program UPLAND Tahun Anggaran 2026 yang diterima langsung oleh Bupati
Garut, Abdusy Syakur Amin, di Ruang Pamengkang, Kecamatan
Garut Kota, Jumat.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Keuangan, Bappenas, Kementerian Pertanian, serta tim IFAD. Kunjungan bertujuan menilai tingkat keberhasilan sekaligus membahas keberlanjutan Program UPLAND yang telah dilaksanakan di Kabupaten Garut, khususnya pada pengembangan komoditas kentang.
Bupati
Garut, Abdusy Syakur Amin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah pusat yang menjadikan
Garut sebagai salah satu lokasi evaluasi program. Menurutnya, kentang merupakan komoditas strategis yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Ia menyebut Kabupaten Garut menjadi salah satu sentra produksi kentang terbesar di Jawa Barat dengan kontribusi sekitar 80 persen terhadap kuota produksi kentang di provinsi tersebut.
Karena itu, ia berharap
Program UPLAND dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan petani serta pembangunan sektor pertanian di
Garut.
Country Director IFAD Indonesia Hani Elsadani mengatakan Program UPLAND yang dimulai sejak 2019 menunjukkan perkembangan yang sangat baik, terutama sejak 2022. Dari 14 kabupaten pelaksana di Indonesia, Garut dinilai memiliki capaian terbaik sehingga memperoleh perpanjangan hibah daerah fase kedua untuk periode 2025-2026.
beritaTerkait
komentar