Rabu, 15 Juli 2026

Pemko Medan Ikuti Rakor TKD Tambahan, Bobby Nasution Dorong Percepatan Pemulihan Pascabencana

Rabu, 15 Juli 2026 15:15 WIB
Pemko Medan Ikuti Rakor TKD Tambahan, Bobby Nasution Dorong Percepatan Pemulihan Pascabencana
Gubernur Sumut Bobby Nasution memberikan kata sambutan di Rakor Monitoring dan Asistensi Penggunaan Dana Transfer ke Daerah Tambahan di Aula Raja Inal, Kantor Gubernur Sumut, Selasa (14/7/2026).

Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Monitoring dan Asistensi Penggunaan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan di Aula Raja Inal, Kantor Gubernur Sumut, Selasa.

Rakor dipimpin Gubernur Sumut Bobby Nasution dan diikuti secara daring oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Ahmad Fatoni.

Turut hadir Wakil Gubernur Sumut Surya, Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Kastorius Sinaga, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, serta para kepala daerah se-Sumut.

Dalam kesempatan tersebut, Bobby Nasution menegaskan bahwa tambahan TKD dari pemerintah pusat harus dimanfaatkan secara optimal untuk mempercepat pemulihan masyarakat yang terdampak bencana, baik melalui pembangunan infrastruktur, program nonfisik, maupun bantuan sosial.

"Tambahan anggaran ini merupakan amanah Presiden yang harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak bencana," ujar Bobby.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat telah mengembalikan TKD tambahan bagi Provinsi Aceh, Sumut, dan Sumatera Barat dengan total anggaran mencapai Rp10,6 triliun. Dari jumlah tersebut, Sumut memperoleh alokasi terbesar, yakni lebih dari Rp6 triliun.

Meski demikian, Bobby mengakui realisasi penggunaan TKD tambahan di Sumut hingga saat ini belum maksimal. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi proses perencanaan dan pengadaan pembangunan fisik yang membutuhkan waktu cukup panjang.

Untuk mempercepat penyerapan anggaran, Bobby mengusulkan penerapan mekanisme design and build sehingga proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.

Di akhir sambutannya, Bobby juga menyoroti dampak bencana yang tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi turut menekan perekonomian daerah dan menurunkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Karena itu, ia berharap pemerintah pusat dapat mempertahankan besaran TKD tambahan bagi daerah terdampak bencana di Sumut pada Tahun Anggaran 2027, sehingga proses pemulihan dan pembangunan dapat berjalan lebih optimal. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Gubernur Sumut Buka MPLS 2026, Pesankan Siswa Hormati Guru dan Jauhi Kekerasan
SMA Negeri 1 Matauli Pandan Jadi Sekolah Negeri Pertama di Indonesia Penyelenggara IB Diploma Programme
Dinkes Sumut Temukan Indikasi Gangguan Jiwa pada Warga Lewat Program Cek Kesehatan Gratis
Delegasi Temasek Singapura Tinjau TSTH2 Humbahas, Jajaki Peluang Investasi dan Kerja Sama Riset
Gubernur Sumut Dorong Sinkronisasi Fiskal Provinsi dan Kabupaten di HUT ke-26 APKASI
Pemko Medan Gandeng Perguruan Tinggi Tingkatkan Edukasi Masyarakat dan SDM ASN
komentar
beritaTerbaru