Bandung (buseronline.com) - Realisasi pendapatan daerah Kota Bandung pada Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp7,37 triliun atau 95,11 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp7,75 triliun.
Dilansir dari laman Kemkeu, capaian tersebut disampaikan Wali Kota
Bandung Muhammad Farhan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota
Bandung, Kamis.
Farhan menjelaskan, pendapatan daerah terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terealisasi sebesar Rp3,79 triliun atau 91,46 persen dari target Rp4,41 triliun. Sementara itu, pendapatan transfer mencapai Rp3,36 triliun atau 98,13 persen dari target Rp3,43 triliun, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp47,79 miliar.
Selain memaparkan pendapatan, Farhan juga menyampaikan realisasi belanja dan transfer daerah yang mencapai Rp7,49 triliun atau 89,73 persen dari pagu anggaran sebesar Rp8,34 triliun. Belanja tersebut mencakup belanja operasional, belanja modal, belanja hibah, bantuan sosial, hingga belanja tidak terduga.
Untuk mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan publik, belanja modal terealisasi sebesar Rp916,84 miliar atau 90,01 persen dari alokasi anggaran sebesar Rp1,01 triliun. Sementara itu, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 tercatat sebesar Rp487,11 miliar.
Pada kesempatan tersebut, Farhan menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Bandung atas perhatian dan kerja sama dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Ketua DPRD Kota
Bandung Asep Mulyadi mengatakan, Raperda tersebut selanjutnya akan memasuki tahapan pembahasan sesuai mekanisme yang berlaku. Agenda berikutnya meliputi penyampaian pandangan umum fraksi, jawaban Wali Kota, serta pembahasan oleh Badan Anggaran DPRD sebelum dilakukan pengambilan keputusan. (R)]
beritaTerkait
komentar