Minggu, 21 Juni 2026

Apindo Dukung Jawa Tengah Jadi Pusat Investasi Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 15:46 WIB
Apindo Dukung Jawa Tengah Jadi Pusat Investasi Nasional
Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo Pusat, Bob Azam, saat melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Semarang, Kamis (18/6/2026).

Semarang (buseronline.com) - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyatakan dukungan penuh terhadap upaya menjadikan Jawa Tengah sebagai pusat investasi nasional.

Dilansir dari laman Jatengprov, dukungan tersebut disampaikan Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo Pusat, Bob Azam, saat melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Semarang, Kamis.

Menurut Bob, Jawa Tengah memiliki berbagai keunggulan yang membuatnya sangat kompetitif sebagai tujuan investasi, mulai dari ketersediaan wilayah, infrastruktur, hingga tenaga kerja yang memadai.

Ia bahkan menilai Jawa Tengah berpotensi bersaing dengan negara-negara kawasan seperti Vietnam dalam menarik investasi.

Ia juga menyoroti kinerja sejumlah daerah di Jawa Tengah, seperti Kendal dan Batang, yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Kabupaten Kendal disebut mencatat pertumbuhan ekonomi sekitar 9 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional.

Selain itu, beberapa wilayah di Jawa Tengah juga memiliki tingkat Incremental Capital Output Ratio (ICOR) yang relatif rendah, yang menunjukkan efisiensi investasi yang baik.

Apindo turut mendukung langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat infrastruktur penunjang kawasan industri, termasuk revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas serta rencana pembangunan dry port di Batang dan Kendal.

Menurut Bob, peningkatan infrastruktur tersebut akan semakin memperkuat daya saing Jawa Tengah sebagai daerah tujuan investasi.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasi atas dukungan Apindo. Ia menegaskan bahwa investasi menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah, selain Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Ia juga menyebut posisi strategis Jawa Tengah di tengah Pulau Jawa, ketersediaan tenaga kerja yang kompetitif, serta kemudahan perizinan sebagai faktor penting yang mendukung iklim investasi.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjut Luthfi, terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung kawasan industri melalui koordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas dan pengembangan dry port di Batang dan Kendal.

Selain itu, Pemprov Jawa Tengah juga aktif mempromosikan potensi investasi kepada investor domestik maupun asing guna memperkuat posisi daerah tersebut sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
49 Pengusaha Nasional Kunjungi Jawa Tengah, Bidik Peluang Investasi dan Kolaborasi
Pemprov Jateng Dorong Keterlibatan Ayah Lewat Gerakan Ambil Rapor dan Antar Anak Sekolah
Mendikdasmen Resmikan International Class Program di SD Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus
Edukasi Kesehatan Mental Santri Diperkuat untuk Cegah Bullying dan Kekerasan
Investasi Rp15 Triliun Masuk Kendal, Kawasan Industri EV Diproyeksikan Serap 10 Ribu Tenaga Kerja
Wagub Jateng Tekankan Pentingnya Pendidikan Akhlak Sejak Usia Dini
komentar
beritaTerbaru