Rico juga mendorong BJB untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota
Medan guna memetakan potensi penerima manfaat sehingga program dapat berjalan tepat sasaran.
Selain membahas pembiayaan inklusif, Wali Kota
Medan turut memperkenalkan aplikasi Qresto (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization), inovasi digital yang dikembangkan Pemerintah Kota
Medan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah.
Melalui sistem tersebut, pembayaran transaksi di restoran, kafe, dan hotel dapat dipisahkan secara otomatis antara tagihan dan pajak daerah secara real time sehingga penerimaan pajak langsung masuk ke kas daerah.
Rico berharap BJB dapat bergabung dalam ekosistem digital Qresto sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi digital dan peningkatan pendapatan asli daerah Kota
Medan.
Dalam kesempatan itu, Rico juga mengapresiasi langkah ekspansif BJB di Medan. Menurutnya, kehadiran berbagai lembaga perbankan dengan program yang inovatif akan memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (P3)
beritaTerkait
komentar