Jumat, 29 Mei 2026

Pertamina Perkuat Budaya Literasi Lewat MindFUEL dan Peluncuran Tugu PertaLibs

Jumat, 29 Mei 2026 10:55 WIB
Pertamina Perkuat Budaya Literasi Lewat MindFUEL dan Peluncuran Tugu PertaLibs
Momen Launching Pertamina Mindfuel "The Energy to Elevate" diselenggarakan di Lobby Pertamax, Grha Pertamina, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional, PT Pertamina (Persero) menggelar kegiatan bertajuk Pertamina MindFUEL "The Energy to Elevate" sekaligus meluncurkan Tugu PertaLibs by Titik Baca di enam lokasi kerja Pertamina Grup di wilayah Jabodetabek.

Dilansir dari laman Pertamina, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran Pertamina Book Club (BoomTalk@Works) dan Literacy Agent (LiteraSquad) di Grha Pertamina, Senin.

Program Pertamina MindFUEL mengusung tema besar "The Energy to Elevate" yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan semangat belajar mandiri bagi seluruh pekerja Pertamina Grup.

Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat budaya belajar organisasi di tengah dinamika industri energi yang terus berkembang.

Senior Vice President Pertamina Corporate University, Robby Rafid, mengatakan peningkatan literasi menjadi kebutuhan penting bagi perusahaan dan para pekerja untuk menghadapi tantangan baru di dunia kerja.

"Peningkatan literasi dibutuhkan saat ini, di mana perusahaan menghadapi dinamika baru. Membaca juga diharapkan menjadi energi bagi para perwira," ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran akses buku digital diharapkan dapat memudahkan pekerja untuk membaca dan belajar kapan saja, termasuk di sela waktu bekerja maupun saat istirahat.

Sementara itu, VP Learning Development Pertamina Corporate University, Yulius Bulo, menjelaskan bahwa Pertamina terus memperkuat pengelolaan knowledge management perusahaan.

Salah satunya melalui dokumentasi knowledge asset yang menjadi koleksi digital perusahaan untuk mendukung proses pembelajaran internal. "Keseluruhan ekosistem ini harapannya bisa menjadi penguat bagi para perwira untuk membangun literasinya," kata Yulius.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan talkshow bertema "In This Economy: Does Literacy (Still) Matter?" yang mengajak peserta merefleksikan pentingnya literasi pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran kritis di tengah tekanan ekonomi global serta transformasi energi. Talkshow menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Hanna Keraf serta Ryan Adriandhy.

Di kesempatan terpisah, VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa sebagai perusahaan energi terintegrasi terbesar di Indonesia, Pertamina memiliki tanggung jawab untuk terus mengembangkan dan mewariskan pengetahuan perusahaan kepada generasi berikutnya.

"Semua organisasi besar memiliki aset pengetahuan perusahaan. Tapi aset pengetahuan yang besar itu tidak akan berguna jika tidak bisa diakses dan dipelajari. Untuk itulah Pertamina menghadirkan Tugu PertaLibs," ujar Baron.

Melalui berbagai program literasi tersebut, Pertamina berharap budaya membaca dan belajar berkelanjutan dapat semakin tumbuh di lingkungan kerja perusahaan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pertamina Perkuat Transformasi Digital Berbasis AI, Targetkan EBITDA US$300 Juta pada 2027
Pertamina Tekankan Peran Strategis NOC dalam Menjaga Ketahanan Energi
Pertamina Gandeng ERIA Kembangkan Riset Transisi Energi Berkelanjutan
Pertamina Kembali Gelar PGTC 2026, Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan Energi
Pertamina Bukukan Transaksi dan Potensi Bisnis UMKM Rp10,6 Miliar di Inabuyer Expo 2026
Pertamina dan BGN Kolaborasi Ubah Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat Ramah Lingkungan
komentar
beritaTerbaru