Sabtu, 18 Juli 2026

Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Kemarau 2026

Jumat, 29 Mei 2026 08:25 WIB
Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Kemarau 2026
Kantor Kementerian Pertanian RI.
BRMP turut memperkenalkan inovasi budidaya lahan kering melalui Larikan Gogo Super (Largo Super), yang mengombinasikan varietas padi gogo unggul, sistem tanam larikan, pemupukan berimbang, bahan organik, serta pengendalian hayati untuk meningkatkan hasil secara berkelanjutan.

Kepala BRMP Kementan Fadjry Djufry mengatakan bahwa inovasi berbasis spesifik lokasi menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional. "BRMP terus mendorong penerapan inovasi teknologi sesuai karakteristik wilayah agar produktivitas pertanian tetap terjaga," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa BRMP di seluruh Indonesia terus bersinergi dengan pemerintah daerah, penyuluh, dan petani untuk memperluas penerapan teknologi di lapangan.

Dengan penguatan inovasi, pemanfaatan varietas unggul adaptif, serta teknologi hemat air, Kementan optimistis sektor pertanian Indonesia semakin tangguh dalam menghadapi tantangan iklim dan menjaga ketahanan pangan nasional. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kementan dan Pemkab Kendal Gelar Gerdal Tikus, Jaga Produksi Pangan Nasional
Kementan Pastikan Rekrutmen Petugas Sensus Pertanian 2026 yang Beredar di Medsos Adalah Hoaks
Kementan Percepat Perbenihan Nasional untuk Wujudkan Swasembada Bawang Putih
Kementan Perkuat Strategi Hadapi Kemarau 2026, Produksi Pangan Nasional Diyakini Tetap Aman
Kementan Percepat Swasembada Bawang Putih, Bangun Ekosistem dari Benih hingga Konsumsi
Kementan: Pasokan Pangan Aman, Beras Tak Lagi Jadi Penyumbang Utama Inflasi
komentar
beritaTerbaru