Jumat, 29 Mei 2026

Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Kemarau 2026

Jumat, 29 Mei 2026 08:25 WIB
Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Kemarau 2026
Kantor Kementerian Pertanian RI.
BRMP turut memperkenalkan inovasi budidaya lahan kering melalui Larikan Gogo Super (Largo Super), yang mengombinasikan varietas padi gogo unggul, sistem tanam larikan, pemupukan berimbang, bahan organik, serta pengendalian hayati untuk meningkatkan hasil secara berkelanjutan.

Kepala BRMP Kementan Fadjry Djufry mengatakan bahwa inovasi berbasis spesifik lokasi menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional. "BRMP terus mendorong penerapan inovasi teknologi sesuai karakteristik wilayah agar produktivitas pertanian tetap terjaga," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa BRMP di seluruh Indonesia terus bersinergi dengan pemerintah daerah, penyuluh, dan petani untuk memperluas penerapan teknologi di lapangan.

Dengan penguatan inovasi, pemanfaatan varietas unggul adaptif, serta teknologi hemat air, Kementan optimistis sektor pertanian Indonesia semakin tangguh dalam menghadapi tantangan iklim dan menjaga ketahanan pangan nasional. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kementan Percepat Optimasi Lahan untuk Dukung Swasembada Pangan Nasional
Kementan Percepat Penetapan CPCL untuk Kejar Target Pengembangan Tebu Nasional 2026
Pemerintah Cabut 2.231 Izin Distributor Pupuk Bermasalah, Mafia Pangan Dibersihkan
Kementan Pacu Gerakan Tanam Serentak 50 Ribu Hektare di 25 Provinsi
Kementan, TNI AL, dan Pemkab Nganjuk Dorong Percepatan Swasembada Kedelai Nasional
Kementan Gencarkan Edukasi Kurban Sehat dan Sesuai Syariat Jelang Idul Adha 1447 H
komentar
beritaTerbaru