Selasa, 01 September 2026

Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Kemarau 2026

Jumat, 29 Mei 2026 08:25 WIB
Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Kemarau 2026
Kantor Kementerian Pertanian RI.
BRMP turut memperkenalkan inovasi budidaya lahan kering melalui Larikan Gogo Super (Largo Super), yang mengombinasikan varietas padi gogo unggul, sistem tanam larikan, pemupukan berimbang, bahan organik, serta pengendalian hayati untuk meningkatkan hasil secara berkelanjutan.

Kepala BRMP Kementan Fadjry Djufry mengatakan bahwa inovasi berbasis spesifik lokasi menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional. "BRMP terus mendorong penerapan inovasi teknologi sesuai karakteristik wilayah agar produktivitas pertanian tetap terjaga," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa BRMP di seluruh Indonesia terus bersinergi dengan pemerintah daerah, penyuluh, dan petani untuk memperluas penerapan teknologi di lapangan.

Dengan penguatan inovasi, pemanfaatan varietas unggul adaptif, serta teknologi hemat air, Kementan optimistis sektor pertanian Indonesia semakin tangguh dalam menghadapi tantangan iklim dan menjaga ketahanan pangan nasional. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemerintah Buka Akses Bantuan Alsintan bagi Buruh Tani
Mentan Amran Copot Permanen 13 Pejabat Kementan karena Terlibat Judi Online
Kementan Gelontorkan Rp55,65 Miliar untuk Dorong Swasembada Bawang Putih di Lombok Timur
Kementan Gandeng UNESA Bangun Basis Produksi Benih Kedelai di Jawa Timur
Kementan Genjot Produktivitas Sawit untuk Penuhi Kebutuhan CPO Program B50
Pemerintah Perluas Pengawasan Dugaan Penyimpangan Beras Fortifikasi
komentar
beritaTerbaru