Sabtu, 17 Oktober 2026

Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Kemarau 2026

Jumat, 29 Mei 2026 08:25 WIB
Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Kemarau 2026
Kantor Kementerian Pertanian RI.
BRMP turut memperkenalkan inovasi budidaya lahan kering melalui Larikan Gogo Super (Largo Super), yang mengombinasikan varietas padi gogo unggul, sistem tanam larikan, pemupukan berimbang, bahan organik, serta pengendalian hayati untuk meningkatkan hasil secara berkelanjutan.

Kepala BRMP Kementan Fadjry Djufry mengatakan bahwa inovasi berbasis spesifik lokasi menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional. "BRMP terus mendorong penerapan inovasi teknologi sesuai karakteristik wilayah agar produktivitas pertanian tetap terjaga," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa BRMP di seluruh Indonesia terus bersinergi dengan pemerintah daerah, penyuluh, dan petani untuk memperluas penerapan teknologi di lapangan.

Dengan penguatan inovasi, pemanfaatan varietas unggul adaptif, serta teknologi hemat air, Kementan optimistis sektor pertanian Indonesia semakin tangguh dalam menghadapi tantangan iklim dan menjaga ketahanan pangan nasional. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kementan Siapkan Anggaran Rp3,6 Triliun untuk Jawa Timur, Perkuat Peternakan dan Ketahanan Pangan
Kementan Percepat Infrastruktur Air Pertanian, Jaga Produksi dan Tingkatkan Indeks Pertanaman
Pemerintah Siapkan Rp17 Triliun untuk Bangun Ekosistem Peternakan Terintegrasi
Kementan Siapkan hingga 2 Juta Hektare untuk Pengembangan Bioetanol Nasional
Kementan Siapkan Rp28,02 Triliun untuk Perkuat Pertanian 2027
Pemerintah Buka Akses Bantuan Alsintan bagi Buruh Tani
komentar
beritaTerbaru