Senin, 20 April 2026

Polres Simalungun Imbau Warga Waspada Dampak El Niño

Senin, 20 April 2026 13:16 WIB
Polres Simalungun Imbau Warga Waspada Dampak El Niño
Informasi El Niño.

Simalungun (buseronline.com) - Polres Simalungun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak fenomena El Niño yang diprediksi memicu kemarau panjang di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Sumut.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 15.20 WIB.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat Simalungun dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak El Niño yang berpotensi memicu kemarau panjang di wilayah kita," ujar Verry Purba.

Menurutnya, El Niño merupakan anomali iklim yang ditandai dengan peningkatan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik, yang berdampak pada berkurangnya curah hujan di berbagai wilayah Indonesia. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kekeringan hingga memicu kebakaran hutan dan lahan.

Ia menegaskan, wilayah Sumatera, termasuk Sumut dan Kabupaten Simalungun, menjadi daerah yang perlu mendapat perhatian serius karena rawan terdampak kekeringan.

"Kekeringan yang berkepanjangan dapat dengan mudah memicu kebakaran lahan dan hutan apabila tidak diantisipasi sejak dini," tegasnya dilansir laman Humas Polri.

Selain berdampak pada lingkungan, kebakaran lahan juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat akibat kabut asap, merusak sektor pertanian, serta menghambat aktivitas ekonomi warga.

Karena itu, masyarakat diminta untuk bijak dalam menggunakan air serta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membakar sampah di lahan terbuka, membuang puntung rokok sembarangan, dan membuka lahan dengan cara membakar.

"Sekecil apa pun percikan api di musim kemarau bisa berakibat fatal. Satu titik api dapat dengan cepat meluas dan menghanguskan lahan dalam waktu singkat," ungkapnya.

Lebih lanjut, Polres Simalungun menekankan pentingnya sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana tersebut.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kementan Genjot Tanam Serentak 10.000 Hektare, Antisipasi Dampak El Nino
komentar
beritaTerbaru