Senin, 31 Agustus 2026

Pemkab Taput Serahkan Bantuan Perabotan Huntap Tahap II untuk 33 KK Korban Bencana

Kamis, 09 Juli 2026 21:48 WIB
Pemkab Taput Serahkan Bantuan Perabotan Huntap Tahap II untuk 33 KK Korban Bencana
Wakil Bupati Taput Deni Parlindungan Lumbantoruan didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan David Sipahutar, Camat Adian Koting Lam Miduk Sinaga saat penyerahan bantuan perabotan Huntab bagi 33 KK di Desa Dolok Nauli Adian Koting, Kamis (9/7/2026).

Adian Koting (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara terus menunjukkan komitmennya dalam memulihkan kehidupan masyarakat terdampak bencana. Salah satunya melalui penyerahan bantuan perabotan Hunian Tetap (Huntap) Gotong Royong Pasca-Bencana Tahap II kepada warga di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan verifikasi, pengundian, dan penyerahan bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, bersama perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Hadir pula Asisten Perekonomian dan Pembangunan David Sipahutar, Camat Adian Koting Lam Miduk Sinaga, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.

Sebanyak 33 kepala keluarga (KK) penerima manfaat hadir untuk menerima hak kepenghunian mereka. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Tapanuli Utara dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dalam membantu masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Deni Parlindungan menegaskan bahwa pembangunan Huntap merupakan bentuk kepedulian pemerintah dan mitra sosial untuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat terdampak bencana.

"Rumah ini dibangun untuk ditempati, bukan untuk dikontrakkan atau dijual. Jika ada rumah yang sudah selesai dan lengkap fasilitasnya tetapi sengaja ditelantarkan, Pemkab Taput akan mengambil tindakan tegas," tegas Deni.

Ia juga menjelaskan, pemerintah terus melengkapi berbagai fasilitas dasar di kawasan Huntap. Pemasangan jaringan listrik oleh PT PLN (Persero) telah dimulai dan ditargetkan selesai dalam satu minggu.

Untuk kebutuhan air bersih, Dinas PUPR Taput bersama PT WIKA telah memasang meteran air di setiap rumah. Sementara untuk jangka pendek, pasokan air dipenuhi melalui sumur bor yang didanai APBD Taput dan didukung dua unit tandon penampung.

Sedangkan untuk jangka panjang, Pemkab Taput tengah menyelesaikan pembangunan reservoir yang akan mengalirkan air bersih dari sumber mata air berjarak sekitar empat kilometer dengan kapasitas tujuh liter per detik.

"Persoalan lahan untuk jalur pipa air sudah selesai. Kita ingin memastikan warga tidak kesulitan mendapatkan air bersih di sini," ujarnya.

Pemkab Taput juga berkomitmen menjadikan kawasan Huntap Dolok Nauli sebagai permukiman yang tertata dan nyaman. Saat ini, pembangunan jalan rabat beton dan tembok penahan tanah (TPT) telah mencapai 85 persen, sedangkan pembangunan drainase lingkungan mencapai 70 persen. Selain itu, pembangunan gedung PAUD juga sedang berlangsung dengan dukungan Yayasan Del.

Pada kesempatan tersebut, ke-33 keluarga penerima manfaat menerima paket bantuan perabotan lengkap dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia berupa satu set sofa, satu set meja makan, satu set rak serbaguna, serta dua set kasur spring bed lengkap dengan ranjang dan bantal.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga memulai kehidupan baru di hunian yang lebih aman dan nyaman pascabencana. (Galung)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Bupati Taput Jemput Bola ke BBWS Sumatera II, Percepatan Infrastruktur SDA Jadi Prioritas
Tim Peneliti Seskoad Evaluasi Program Unggulan Kasad di Tapanuli Utara
Pemkab Tapanuli Utara Salurkan Bantuan Beras kepada 2.782 Keluarga di Sipoholon
Bupati Taput Pastikan Pembangunan 22 Huntap di Pagaran Lambung 1 Dikebut, Ditarget Rampung Akhir Tahun
52 Atlet Muda Tapanuli Utara Dilepas Ikuti Piala Soeratin di Sibolga
Pisah Sambut Kajari Tarutung, Pemkab Taput Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi
komentar
beritaTerbaru