Pertamina Perkuat Budaya HSSE Lewat Jambore 2026
Palembang (buseronline.com) PT Pertamina (Persero) terus memperkuat budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai fondas
Ekonomi 41 menit lalu
Medan (buseronline.com) - Pemerintah Kota Medan terus mematangkan rencana pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai bagian dari upaya penanganan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melalui Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman menyampaikan bahwa sejumlah tahapan penting menuju pembangunan fasilitas tersebut telah mulai dilakukan oleh pemerintah daerah.
Hal itu disampaikan Wiriya saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Pemerintah Daerah untuk PSEL Batch 2 yang dipimpin Direktur Kawasan, Perkotaan, dan Batas Negara Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Amran.
Rakor tersebut digelar secara virtual dan diikuti dari Command Center Balai Kota Medan, Rabu. Dalam rapat tersebut, Wiriya didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan Melvi Marlabayana.
Dilansir dari laman Diskominfo Medan, Wiriya menjelaskan bahwa Pemko Medan telah melakukan pembebasan lahan seluas 5 hektare yang berlokasi di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.
Lahan tersebut berada tepat di samping Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun milik Pemko Medan dan disiapkan khusus untuk pembangunan fasilitas PSEL.
“Lahan seluas 5 hektare ini memang kita siapkan khusus untuk pembangunan PSEL. Lokasinya berada di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan dan bersebelahan langsung dengan TPA Terjun milik Pemko Medan,” jelas Wiriya.
Selain itu, Pemko Medan juga telah menerbitkan Keputusan Wali Kota Medan terkait penetapan lokasi pembangunan pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan yang nantinya akan menghasilkan energi listrik dari proses pengolahan sampah.
Menurut Wiriya, pada Tahun Anggaran 2026 Pemko Medan juga telah mengalokasikan anggaran untuk proses pematangan lahan yang telah dibebaskan tersebut. Langkah ini dilakukan agar pembangunan fasilitas PSEL dapat segera direalisasikan.
“Proses ini sudah berjalan dan pada tahun 2026 kami tetap melanjutkan pembebasan lahan agar kebutuhan lahan untuk PSEL benar-benar memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Secara keseluruhan, kawasan yang direncanakan untuk pengembangan proyek tersebut memiliki luas sekitar 14,4 hektare. Dengan demikian, masih terdapat sekitar 9,4 hektare lahan tambahan yang akan dibebaskan oleh Pemko Medan.
“Jadi total lahan yang akan dibebaskan mencapai 14,4 hektare. Saat ini sudah tersedia 5 hektare untuk pembangunan PSEL, sedangkan pembebasan lahan seluas 9,4 hektare lagi ditargetkan dapat diselesaikan pada tahun 2026,” kata Wiriya.
Ia menjelaskan bahwa tambahan lahan tersebut akan difokuskan untuk pengembangan kawasan pengelolaan sampah secara menyeluruh, sementara lahan yang saat ini tersedia dinilai telah memenuhi persyaratan untuk pembangunan fasilitas PSEL.
Lebih lanjut, Wiriya mengungkapkan bahwa proyek ini merupakan bagian dari pengembangan PSEL Medan Raya yang melibatkan kerja sama lintas daerah. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kota Medan, dan Pemerintah Kabupaten Deliserdang.
Kerja sama tersebut juga berkaitan dengan kewajiban penyediaan volume sampah yang akan diolah di fasilitas PSEL nantinya.
“Produksi sampah di Kota Medan saat ini mencapai sekitar 1.500 hingga 1.600 ton per hari. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.300 ton per hari direncanakan akan diolah melalui PSEL. Sementara 300 ton per hari akan berasal dari Kabupaten Deli Serdang,” jelasnya.
Dengan kapasitas tersebut, Pemko Medan optimistis pembangunan fasilitas PSEL dapat menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah di wilayah Medan Raya sekaligus menghasilkan energi listrik dari proses pengolahan sampah.
“Kami siap untuk segera merealisasikan pembangunan PSEL ini agar persoalan sampah dapat ditangani secara modern, ramah lingkungan, dan memberi manfaat tambahan berupa energi listrik,” pungkas Wiriya. (R)
Palembang (buseronline.com) PT Pertamina (Persero) terus memperkuat budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai fondas
Ekonomi 41 menit lalu
Trondheim (buseronline.com) Manchester United meraih kemenangan meyakinkan pada laga pramusim kedua mereka setelah mengalahkan Rosenborg d
Olahraga 2 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menggelar Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 sebagai b
Olahraga 3 jam lalu
Berlin (buseronline.com) Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) resmi menunjuk Jurgen Klopp sebagai pelatih kepala baru Tim Nasional Jerman. Pen
Olahraga 3 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Ijtima Ulama Indonesia menyerahkan dokumen Kesepakatan Ijtima Ulama kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rangk
Regional 13 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong penguatan sinergi antarprovinsi di Pulau Sumatera dal
Ekonomi 15 jam lalu
Bandung (buseronline.com) Imunisasi merupakan investasi kesehatan jangka panjang yang berperan penting dalam melindungi individu sekaligus
Kesehatan 16 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap inisial HS buronan kasus peredaran
Hukum & Peristiwa 16 jam lalu
Medan (buseronline.com) Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumut Kahiyang Ayu bersama Ketua DWP Sumut Evi Novida Ginting men
Pendidikan 17 jam lalu
Pekalongan (buseronline.com) Pemerintah Kota (Pemko) Pekalongan memanfaatkan momentum peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 untuk mempe
Kesehatan 18 jam lalu