Senin, 29 Juni 2026

Pengurus PDEI Sumut Dilantik, Rizky Ardiansyah: Wajah Rumah Sakit Terlihat di Emergensi

Senin, 17 April 2023 06:16 WIB
Pengurus PDEI Sumut Dilantik, Rizky Ardiansyah: Wajah Rumah Sakit Terlihat di Emergensi
Ketua PDEI Sumut Rizky Ardiansyah saat diwawancarai Forwakes Sumut usai dilantik, Minggu (16/4/2023) sore.
Medan (buseronline.com) - Pengurus Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) Cabang Sumut yang dilantik dari kalangan dokter spesialis dan dokter umum. Hal itu dikatakan Ketua PDEI Sumut Rizky Ardiansyah kepada Forwakes Sumut usai dilantik.

"Tidak semua dokter spesialis yang berminat emergensi. Gitu juga dengan dokter umum gak semuanya berminat ini. Tapi kita yang berminat emergensi menargetkan kualitas pelayanan emergensi," katanya.

Menurutnya, penanganan pasien darurat di rumah sakit harus ditingkatkan mutu layanan. Ke depannya, PDEI Cabang Sumut akan memberi masukan ke rumah sakit agar dokter-dokternya dilatih.

"Jangan hanya tahu ada dokter tetapi gak dilatih dokternya untuk penanganan emergensi, itukan penting sekali. Wajahnya rumah sakit terlihat di emergensi. Kalau penanganan di IGD bagus pelayanannya, pasti rumah sakitnya dinilai bagus sama masyarakat," ujarnya

Program awal, ke depannya akan membuat rapat kerja, konsolidasi dan mengusulkan ke pemerintah bagaimana membuat pelatihan ke dokter-dokter yang bekerja di rumah sakit.

"Mungkin semua tim di rumah sakit tidak hanya dokter saja. Kalau bisa IGD nya itu ada standarisasi. Dokternya itu misalnya dia dokter umum dia sudah bisa apa ya kan. Dokter umum atau bisa diganti lagi. Ada penyegaran lah," ungkapnya.

Saat ini ditanyakan bagaimana pelayanan emergensi di Sumut, ia mengungkapkan tidak ada pembanding. Namun, harapan masyarakat sangat banyak agar pelayanan emergensi itu ditangani dengan baik dan pasien tidak ditolak.

"Jadi ada satu penanganan emergensi yang dilakukan kalau memang keadaan emergensi ditangani dijelaskan kepada keluarga. Kalau memang masalahnya sarana prasarana karena ICU penuh, PICU penuh atau segala macam, maka diambil solusi bagaimana komunikasi antar rumah sakit. Sehingga pasien ini tidak merasa pasien ditolak. Padahal kalau dijelaskan dan kalau dia dapat penanganan emergensi pasti sudah tenang," tuturnya.

Selain itu, salah satu pelayanan emergensi yang misalnya ICU penuh tanggung jawabnya seperti apa. "Seharusnya rumah sakit yang mencari ICU itu, bukan pasien ya. Seharusnya. Cuma kadang-kadang ada pasien yang tidak sabar sehingga mencari sendiri," sebutnya.
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
Perbaikan Jalan Hutaimbaru-Sipiongot Mulai Berdampak Positif, Warga Rasakan Kemudahan Mobilitas dan Peningkatan Ekonomi
Argentina Sapu Bersih Fase Grup, Tundukkan Yordania 3-1 dan Lolos sebagai Juara Grup J
Austria dan Aljazair Berbagi Angka, Drama Enam Gol Antar Kedua Tim ke Babak 32 Besar
KPK, ATR/BPN, dan Pemprov DKI Sertifikasi 499 Aset Senilai Rp22,2 Triliun
Bumdes dan Koperasi Desa Didorong Jadi Penopang Rantai Pasok Program MBG
Ketahanan Kesehatan Jadi Kunci Indonesia Keluar dari Middle-Income Trap
komentar
beritaTerbaru