Densus 88 dan Pemprov DKI Perkuat Pencegahan Radikalisme di Kalangan Pelajar
Jakarta (buseronline.com) Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan Kantor Wilayah Kementerian
Pendidikan 19 menit lalu
Medan (buseronline.com) - Realisasi investasi di Kota Medan sepanjang tahun 2025 menembus angka Rp14,5 T, jauh melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp7,6 T. Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Medan Tahun 2027 di Hotel Arya Duta, Rabu.
Meski mengapresiasi capaian tersebut, dilansir dari laman Diskominfo Medan, Rico Waas menegaskan bahwa tingginya nilai investasi tidak boleh hanya dipandang sebagai prestasi angka semata.
Menurutnya, yang lebih penting adalah sejauh mana investasi tersebut mampu menggerakkan perekonomian dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Ini tentu patut kita syukuri, tetapi pertanyaan pentingnya adalah apakah investasi yang masuk benar-benar menggerakkan ekonomi dan menciptakan multiplier effect bagi masyarakat,” ujar Rico Waas.
Rico Waas menjelaskan, sektor investasi terbesar di Kota Medan saat ini berasal dari sektor transportasi dan pergudangan, disusul sektor perumahan dan properti, reparasi, serta perdagangan, hotel, dan restoran. Selain itu, sektor kuliner juga dinilai menjadi salah satu kekuatan utama Kota Medan.
“Medan ini kota perdagangan dan kota kuliner. Identitas ini harus terus kita perkuat dan didukung dengan kebijakan investasi yang tepat,” katanya.
Ia menilai, penguatan iklim perdagangan dari hulu ke hilir, termasuk melalui hilirisasi, menjadi kunci agar investasi yang masuk benar-benar memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
Hal tersebut, menurutnya, sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar pertumbuhan ekonomi kota-kota di Indonesia dapat bergerak lebih masif dan cepat.
“Pertumbuhan ekonomi harus didukung perencanaan yang kuat, ide-ide kreatif, serta strategi yang adaptif terhadap dinamika nasional dan global,” jelas Rico Waas.
Meski realisasi investasi tergolong tinggi, Rico Waas mengingatkan agar Kota Medan tidak berpuas diri. Ia menyebut tahun 2026–2027 sebagai fase krusial untuk memastikan investasi tidak stagnan, melainkan mampu mendorong industrialisasi dan penciptaan produk unggulan daerah.
“Kita harus jelas produknya apa dan arah industrinya ke mana. Ini yang perlu kita siapkan bersama,” tegasnya.
Menurut Rico Waas, keberhasilan investasi sangat bergantung pada sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari pelayanan perizinan, pendampingan investor, tata ruang, lingkungan hidup, ketertiban umum, hingga layanan kesehatan dan keamanan wilayah harus berjalan selaras.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan untuk menghapus hambatan birokrasi dalam berinvestasi, khususnya terkait perizinan seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta menutup celah praktik tidak sehat yang dapat merugikan investor.
“Kalau investor gelisah karena perizinan sulit atau koordinasi lemah, itu menjadi masalah besar bagi investasi di Kota Medan,” ucapnya.
Melalui forum penyusunan RKPD 2027 tersebut, Rico Waas mengajak seluruh OPD dan stakeholder memiliki visi yang sama dalam menarik, melindungi, dan menyiapkan investasi di Kota Medan.
“Kita tidak bisa bekerja pasif dan normatif. Kondisi ekonomi dan masyarakat terus berubah, maka kita juga harus beradaptasi dan bergerak lebih agresif,” pungkasnya.
Selain membahas investasi, Rico Waas juga menyinggung pentingnya kesiapsiagaan bencana. Ia menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus diikuti dengan penguatan perencanaan agar pembangunan tidak terus berulang pada perbaikan yang sama. Untuk itu, peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.
Dalam mendukung pembangunan jangka menengah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan menyiapkan sembilan rapat tematik, di antaranya penataan jalan, penataan kota, serta pengembangan kawasan strategis pariwisata.
Kawasan Kesawan, Lapangan Merdeka, dan sekitarnya diproyeksikan menjadi pusat pariwisata sekaligus perdagangan yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Medan, Azmi, menjelaskan bahwa target investasi tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp7,635 T, dengan realisasi mencapai Rp14,599 T.
Ia menyebutkan lima sektor dengan capaian realisasi investasi terbesar, yakni sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi; sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran; sektor perdagangan dan reparasi; sektor hotel dan restoran; serta sektor industri makanan.
Dengan pencapaian tersebut, Pemko Medan optimistis investasi tidak hanya menambah angka, tetapi juga memberi dampak ekonomi nyata dan keberlanjutan pembangunan bagi masyarakat Kota Medan. (R)
Jakarta (buseronline.com) Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan Kantor Wilayah Kementerian
Pendidikan 19 menit lalu
Semarang (buseronline.com) Kreativitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Jawa Tengah dalam mengolah limbah menjadi produk ber
Ekonomi 59 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) Vietnam memastikan tiket ke final Piala AFF 2026 setelah menyingkirkan Malaysia dengan agregat telak 40. Hasil
Olahraga 2 jam lalu
Madrid (buseronline.com) La Liga 2026/2027 resmi memasuki musim baru dengan persaingan 20 klub terbaik Spanyol. Kompetisi kasta tertinggi
Olahraga 3 jam lalu
Roma (buseronline.com) Serie A 2026/2027 resmi memasuki persaingan baru dengan melibatkan 20 klub yang akan bertarung memperebutkan gelar
Olahraga 4 jam lalu
Balige (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba menyambut kedatangan sekitar 30 delegasi Asosiasi Panasbumi Indonesia (API) ya
Ekonomi 12 jam lalu
Ruteng (buseronline.com) Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung pelayanan kesehatan bagi korban gempa di RSUD
Kesehatan 16 jam lalu
Jayawijaya (buseronline.com) Gangguan tembakan terjadi di sekitar Polsek Asologaima, Kampung Kimbim, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawij
Hukum & Peristiwa 18 jam lalu
Kuningan (buseronline.com) Ratusan murid merayakan HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui kegiatan Hari Anak Merdeka 2026 di Pas
Pendidikan 19 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Lebih dari 150 ribu masyarakat memadati kawasan Istana Merdeka dan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, untuk meng
Regional 19 jam lalu