Jumat, 21 Agustus 2026

Pemprov Sumut Kirim Tim Gerak Cepat Tangani Dugaan Keracunan Makanan di Toba

Sabtu, 18 Oktober 2025 10:07 WIB
Pemprov Sumut Kirim Tim Gerak Cepat Tangani Dugaan Keracunan Makanan di Toba
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Faisal Hasrimy, memberikan keterangan pers terkait dugaan keracunan makanan di SMP Negeri 1 Laguboti, Kabupaten Toba, di Kantor Dinas Kesehatan Sumut, Medan, Kamis (16/10/2025). (Dok/Diskominfo Sumut)
Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Kesehatan menurunkan Tim Gerak Cepat (TGC) untuk menangani dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa puluhan siswa SMP Negeri 1 Laguboti, Kabupaten Toba, pada Rabu (15/10/2025).

Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Faisal Hasrimy, mengatakan bahwa penanganan cepat dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Toba. Berdasarkan data sementara, sebanyak 81 siswa mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing, nyeri tenggorokan, diare, hingga sesak napas.

“Pemprov Sumut melalui Dinas Kesehatan telah menurunkan Tim Gerak Cepat dan berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai kejadian tersebut,” ujar Faisal di Medan, Kamis.

Menurut Faisal, seluruh siswa yang terdampak telah mendapatkan penanganan medis di puskesmas dan rumah sakit terdekat. Sebagian besar siswa kini telah diperbolehkan pulang, sementara beberapa lainnya masih menjalani perawatan dan observasi di fasilitas kesehatan.

Untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut, Dinas Kesehatan Sumut telah mengirimkan sampel muntahan ke Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Sumut, serta sampel makanan ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan untuk diuji lebih lanjut.

“Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) serta Bidang Kesehatan Masyarakat juga sudah kami minta melakukan supervisi lapangan, berkoordinasi dengan BBPOM Medan dalam penelusuran keamanan pangan dan rantai pasok bahan makanan,” jelasnya.

Selain itu, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan makanan bagi siswa SMPN 1 Laguboti dihentikan sementara hingga hasil pemeriksaan laboratorium keluar.

“Makanan Bergizi Gratis merupakan program pemerintah yang sangat baik untuk mendukung gizi dan tumbuh kembang anak sekolah, namun aspek keamanan pangan harus menjadi prioritas utama,” tegas Faisal.

Ia menambahkan, Pemprov Sumut kini mempercepat proses penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi seluruh SPPG di Sumut sebagai jaminan keamanan dan kesehatan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Dengan SLHS, kita memastikan makanan yang diberikan kepada anak-anak aman, sehat, dan memenuhi standar kebersihan sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkas Faisal. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Kemenkes Bangun Rumah Sakit Lapangan di Ruteng, Siapkan 100 Tempat Tidur untuk Korban Gempa
Mentan Amran Pastikan Stok Beras Pengungsi Gempa NTT Aman hingga Satu Tahun
Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Ikut Seleksi Jadi PPPK Penuh Waktu Mulai 2027
Kemenkes Gandeng Jerman dan Bayer Perkuat Pasokan Suplemen Ibu Hamil
KPK Tahan Eks Pejabat Pajak, Diduga Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar
O2SN 2026 Resmi Dibuka, 234.803 Murid Siap Unjuk Prestasi Olahraga
komentar
beritaTerbaru