Kamis, 08 Oktober 2026

Pemprov Sumut Bersama JASKOP Bangun 10 Solar Dryer Dome di Kabupaten untuk Stabilkan Harga Pangan

Sabtu, 20 September 2025 12:09 WIB
Pemprov Sumut Bersama JASKOP Bangun 10 Solar Dryer Dome di Kabupaten untuk Stabilkan Harga Pangan
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sumut Effendy Pohan bersama OPD terkait memberikan keterangan pers mengenai program JASKOP di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur, Medan, Kamis (18/9/2025). (Dok/Diskominfo Sumut)
Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya menjaga kestabilan harga komoditas pangan melalui program Jaminan Stabilisasi Harga Komoditi Pangan (JASKOP). Program ini dirancang untuk menyeimbangkan harga agar petani tidak merugi dan masyarakat tetap dapat membeli bahan pangan dengan harga terjangkau.

“Tujuan JASKOP ini melindungi petani dan masyarakat, petani tidak rugi, konsumen tidak mahal harganya, sehingga inflasi tetap stabil,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sumut, Effendy Pohan, dalam temu pers bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis.

Turut hadir sebagai narasumber Kepala Dinas Perindag Sumut Fitra Kurnia, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumut M Zakir Syarif Daulay, Statistisi Ahli Utama BPS Sumut Misfaruddin, Kabid Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Sumut Lambok Turnip, serta Kabid Kelembagaan Dinas Koperasi dan UMKM Pratiwi M Ningrum. Acara dipandu oleh Kabid IKP Dinas Kominfo Sumut Harvina Zuhra.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Sumut melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura akan membangun 10 solar dryer dome (SDD) di dua daerah penghasil cabai merah terbesar, yakni Kabupaten Batubara dan Kabupaten Karo. Masing-masing daerah akan mendapatkan lima unit SDD.

“SDD ini berfungsi untuk mengeringkan cabai merah, sehingga bisa disimpan lebih lama dan nilai komoditasnya bertambah. Tahun 2025 pembangunan dimulai di Batubara, target Desember selesai. Tahun depan saat panen cabai merah sudah bisa digunakan,” jelas Lambok Turnip.

Satu unit SDD mampu menampung sekitar dua ton cabai merah. Nantinya, fasilitas ini akan dihibahkan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan dikelola secara mandiri, dengan dukungan distribusi serta penyimpanan dari BUMD.

“Keterlibatan BUMD sangat kita harapkan agar program ini berjalan optimal,” tambah Lambok.

Berdasarkan data BPS Sumut, inflasi year on year pada Agustus 2025 tercatat 4,42 persen, dengan komoditas pangan sebagai penyumbang utama. Untuk itu, Pemprov Sumut mengantisipasi sejak dini apabila terjadi lonjakan harga.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut, Fitra Kurnia, mengungkapkan pihaknya memanfaatkan aplikasi Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok milik Kemendag. Aplikasi ini memberi notifikasi dini jika terjadi kenaikan harga signifikan.

“Seperti harga ayam, sempat Rp28 ribu membuat konsumen senang, tapi peternak rugi. Saat naik ke Rp30 ribu, sistem langsung memberi notifikasi, meski masih di bawah HET, kami langsung ambil langkah antisipasi,” jelas Fitra.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumut, M Zakir Syarif Daulay, menegaskan pihaknya rutin memantau harga produk peternakan seperti ayam dan telur. Selain itu, kerja sama dengan stakeholder peternakan unggas juga dilakukan agar keseimbangan harga tetap terjaga, sehingga semua pihak, baik peternak, pedagang, maupun konsumen, tidak dirugikan.

Dengan langkah-langkah tersebut, Pemprov Sumut optimistis program JASKOP dapat menjadi solusi nyata dalam menjaga kestabilan harga pangan, mengendalikan inflasi, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
Tags
beritaTerkait
Timnas Indonesia Satu Grup dengan Jepang, Qatar, dan Thailand di Piala Asia 2027
Spanyol Comeback 2-1 atas Kroasia, Mikel Merino Jadi Pahlawan
Harry Kane Brace, Inggris Hajar Republik Ceko 3-0 di Wembley
Menteri Koperasi Kunjungi KDMP Pantai Pasifik Toba, Dorong Ekonomi Rakyat Berbasis Koperasi
400 Guru Mengaji Bandung Dipersiapkan Jadi Penggerak Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an
Korlantas Polri Bersama KemenPAN-RB dan BSSN Bahas Integrasi SIM dan STNK Digital
komentar
beritaTerbaru