Senin, 06 Juli 2026

Dinkes Medan Catat 114 Kasus Kecacingan Selama Semester I 2025

Selasa, 26 Agustus 2025 12:30 WIB
Dinkes Medan Catat 114 Kasus Kecacingan Selama Semester I 2025
Ilustrasi Penyakit Kecacingan.
Medan (buseronline.com) – Penyakit kecacingan masih menjadi perhatian serius di Kota Medan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan mencatat 114 kasus terjadi sepanjang Januari hingga Juni 2025. Dari total kasus tersebut, 62 diderita laki-laki dan 52 perempuan. Data ini dihimpun dari 41 puskesmas yang ada di Medan.

“Laporan ini berasal dari 41 puskesmas di Medan yang menangani kasus kecacingan,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Medan, dr Pocut Fatimah Fitri, Senin (25/8/2025).

Pocut menuturkan, kecacingan masih menjadi salah satu masalah kesehatan menahun di Indonesia, terutama yang ditularkan melalui tanah. Penyakit ini dapat menimbulkan berbagai dampak, mulai dari penurunan kesehatan dan gizi hingga memengaruhi kecerdasan serta produktivitas.

“Infeksi cacing bisa menyebabkan kehilangan karbohidrat, protein, dan darah. Dampaknya berujung pada penurunan kualitas sumber daya manusia. Tingkat prevalensi juga cenderung tinggi pada masyarakat berpenghasilan rendah dengan kondisi sanitasi yang buruk,” jelasnya.

Laporan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, di negara berkembang, lebih dari separuh penyakit—selain malaria—dipicu oleh infeksi parasit cacing. Bank Dunia juga menilai, pemberian obat cacing bagi anak sekolah menjadi salah satu program kesehatan masyarakat paling efektif dan murah dari sisi biaya.

Sebagai upaya pengendalian, pemerintah telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, yakni Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Pendidikan Nasional, yang diimplementasikan melalui program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

Lebih lanjut, Pocut mengingatkan, kecacingan tidak boleh dipandang sepele. Penyakit ini dapat mengganggu proses pencernaan, penyerapan, dan metabolisme makanan. Jika berlarut, efeknya bisa menghambat pertumbuhan anak, menurunkan kecerdasan, serta melemahkan sistem kekebalan tubuh.

“Langkah pencegahan harus dimulai dari menjaga kebersihan lingkungan, memperbaiki sanitasi, serta mengonsumsi obat cacing secara rutin, terutama untuk anak-anak usia sekolah,” tegasnya. (P3)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pertamina Tuntaskan Penataan 31 Entitas Anak Usaha pada Semester I 2026
Pertamina Salurkan 200 Paket Bantuan Pendidikan untuk Siswa Prasejahtera di Banyuwangi
Kemendikdasmen Luncurkan SPMB PJJ 2026, Upaya Kembalikan Jutaan Anak Tidak Sekolah
Kemenkes Kirim Bantuan Logistik Kesehatan untuk Korban Kebakaran TPA Jatiwaringin
Maroko Gilas Kanada 3-0, Singa Atlas Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
APBN Jawa Tengah Tetap Terjaga, Menkeu Purbaya Tinjau Program Prioritas Pemerintah di Semarang
komentar
beritaTerbaru