Rabu, 22 Juli 2026

Pemprov Sumut Targetkan Pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber di Seluruh Daerah September 2025

Jumat, 22 Agustus 2025 02:22 WIB
Pemprov Sumut Targetkan Pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber di Seluruh Daerah September 2025
Peserta Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Keamanan Siber bersama Kemenko Polhukam RI dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) berfoto bersama usai kegiatan di Hotel JW Marriot Medan, Rabu (20/8/2025).
Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di seluruh kabupaten/kota. Targetnya, pada September 2025 setiap daerah sudah memiliki tim yang siap melakukan pencegahan dan penanganan awal terhadap potensi insiden siber.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut, Erwin Hotmansah Harahap menyampaikan hal itu usai mengikuti Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Keamanan Siber yang digelar Kemenko Polhukam RI bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di Hotel JW Marriot Medan, Rabu.

“Pemprov Sumut sangat mendukung percepatan pembentukan TTIS. September 2025, seluruh kabupaten/kota sudah membentuk tim. Selanjutnya, kita akan gelar launching secara serentak di bulan Oktober 2025,” ujar Erwin, didampingi Kabid Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Sumut, Rismawati.

Berdasarkan data, saat ini baru dua TTIS yang aktif, yakni di Kota Medan dan Kabupaten Nias. Tujuh daerah, termasuk Pemprov Sumut, sudah membentuk tim namun belum berjalan penuh, sementara 24 kabupaten/kota lainnya masih dalam proses pembentukan.

Sandiman Ahli Madya Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah BSSN, Firman Maulana, menjelaskan bahwa meski notifikasi insiden siber di Sumut tidak tergolong tinggi, risiko yang ditimbulkan tetap harus diantisipasi.

“Sekecil apa pun insiden siber, dampaknya bisa besar. Karena itu TTIS harus segera digerakkan secara masif. Sesuai Surat Edaran Bersama Mendagri dan Kepala BSSN, pembentukan tim paling lambat harus selesai pada 30 September 2025,” kata Firman.

Firman juga mengapresiasi koordinasi dan kerja sama Pemprov Sumut yang dinilai paling baik dalam mendorong pembentukan TTIS. “Kalau semua tim sudah terbentuk, kita harap ekosistem keamanan siber di daerah makin kuat. Ketika ada serangan, TTIS bisa bertindak cepat melakukan pencegahan awal,” tambahnya.

Sementara itu, Asdep Koordinasi Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Keamanan Siber Kemenko Polhukam RI, Budi Eko P menekankan bahwa TTIS akan menjadi tulang punggung keamanan digital di daerah.

“Ibarat ada kecelakaan, TTIS inilah yang memberi pertolongan pertama agar insiden tidak cepat menyebar. Dengan begitu, situs dan sistem pemerintah tetap saling mendukung dan terlindungi,” pungkasnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Mahasiswa dan Dosen PBSI UNIKA Medan Tanam Pohon, Wujudkan Nilai Kepramukaan dan Kepedulian Lingkungan
Pemerintah Percepat Pengembangan Kendaraan Listrik, Siapkan Pabrik Motor Listrik Nasional
PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut atas Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan
Presiden Prabowo: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Instrumen Strategis Perkuat Ekonomi Desa
Kapolres Samosir Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Illegal Logging dan Judi
Pemkab Garut Gandeng UPI Latih 400 Guru Tingkatkan Kompetensi Literasi dan Numerasi
komentar
beritaTerbaru