Jumat, 09 Oktober 2026

Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi: Mahasiswa Kunci Perubahan dan Transformasi Sosial

Sabtu, 16 Agustus 2025 07:12 WIB
Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi: Mahasiswa Kunci Perubahan dan Transformasi Sosial
Para mahasiswa baru mengikuti kegiatan PKKMB USU di Stadion Mini USU, Rabu (13/8/2025). (Dok/Humas)
Medan (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof Dr Brian Yuliarto ST MEng PhD, secara virtual mengingatkan mahasiswa baru untuk menjadi agen perubahan dan penggerak transformasi sosial.

“PKKMB adalah langkah awal untuk menjadi pribadi dewasa, mandiri, dan siap memberi kontribusi nyata di tengah masyarakat,” ujar Brian Yuliarto pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang digelar di Stadion Mini USU, Rabu. Kegiatan ini diikuti 7.961 mahasiswa baru.

Sementara itu, Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Dr Muryanto Amin SSos MSi, menyambut mahasiswa baru dengan penuh kebanggaan.

"Kalian adalah generasi unggul pilihan, yang telah melewati seleksi ketat dan akan menjadi bagian dari perjalanan panjang menuju kesuksesan. Di sini, kalian akan menemukan potensi terbaik dalam diri, membentuk karakter, dan menyalakan api perubahan,” kata Muryanto.

Dalam kesempatan itu, Rektor USU juga memberikan apresiasi kepada sejumlah mahasiswa berprestasi, antara lain:

Tim Horas USU yang menjuarai Kompetisi Mobil Hemat Energi (KMHE).

Tim SDGs USU yang meraih juara internasional di ASEAN Intervarsity Youth Competition (AIYC).

Mahasiswa peraih nilai tertinggi UTBK saintek dan soshum tahun ini.

Seluruh momen penghargaan disambut riuh tepuk tangan dari peserta PKKMB.

Mengusung tema “Unlock Your Potential, Create Real Change”, Rektor menekankan pentingnya keberanian bereksplorasi, prestasi akademik, serta kontribusi nyata bagi masyarakat. PKKMB menjadi momentum awal mahasiswa memahami budaya akademik USU yang berlandaskan integritas, kolaborasi, dan kebermanfaatan.

“Manfaatkan kesempatan belajar di USU tidak hanya sebagai jalan meraih gelar, tetapi juga sebagai sarana menciptakan inovasi dan solusi bagi permasalahan nyata di masyarakat,” tegas Rektor.

Dalam sambutannya, Sekretaris Majelis Wali Amanat (MWA) USU, Prof Dr Tamrin MSc, menyoroti tantangan era brittle, anxious, non-linear, incomprehensible yang menuntut adaptasi cepat, kreativitas, dan integritas. Ia menekankan pentingnya membangun keunggulan yang tidak bisa digantikan kecerdasan buatan (AI).

Selama tiga hari ke depan, mahasiswa baru akan dibekali materi mengenai kepemimpinan, etika akademik, literasi digital, hingga wawasan kebangsaan, yang diharapkan membentuk lulusan berkarakter, berdaya saing global, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Bareskrim Tangkap TW, Tersangka Penyelundupan 50 Ribu Ponsel dari Korea Selatan
Doa Ibu Iringi Langkah Bertram Sianipar, Kini Resmi Sandang Status Bhayangkara Taruna Akpol
Kemendikdasmen Dorong Pendidikan Jadi Penggerak Konservasi Keanekaragaman Hayati
Pemko Medan Perkuat Pendampingan Keluarga Berisiko Stunting hingga Tingkat Kelurahan
IMSO ke-23 Resmi Ditutup, 207 Matematikawan Muda dari 23 Negara Adu Kemampuan
Jateng Matangkan Program Gentengisasi, Bidik Penguatan IKM Lokal
komentar
beritaTerbaru