Jumat, 03 Juli 2026

Kemdiktisaintek Gelar Bimtek dan Sosialisasi Program Pengabdian di Medan, Dorong Perguruan Tinggi Berdampak Nyata

Kamis, 10 Juli 2025 12:09 WIB
Kemdiktisaintek Gelar Bimtek dan Sosialisasi Program Pengabdian di Medan, Dorong Perguruan Tinggi Berdampak Nyata
Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, Fauzan Adziman, bersama jajaran dan peserta berfoto bersama usai pembukaan kegiatan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Program Pengabdian kepada Masyarakat serta Program Mahasiswa Berdampak di Hall U
Medan (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, bekerja sama dengan Universitas Prima Indonesia (UNPRI), menggelar kegiatan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Program Pengabdian kepada Masyarakat serta Program Mahasiswa Berdampak. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis di Hall Utama UNPRI, Medan, dan diikuti oleh 250 peserta dari 86 perguruan tinggi se-Sumatera Utara.

Acara ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional bertajuk Diktisaintek Berdampak, yang menekankan pentingnya keterlibatan aktif perguruan tinggi dalam menjawab persoalan masyarakat melalui riset, teknologi, dan inovasi. Fokus utama kegiatan ini adalah penguatan kapasitas pengabdian berbasis kewilayahan dan kewirausahaan, serta pemberdayaan masyarakat oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) melalui Program Mahasiswa Berdampak.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, Fauzan Adziman, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem riset yang terhubung langsung dengan masyarakat.

“Kegiatan ini telah kami selenggarakan di berbagai daerah dengan satu tujuan: memastikan dampaknya benar-benar sampai ke masyarakat. Kita sedang membangun ekosistem kampus yang menyeluruh dari riset, pengembangan, hingga hilirisasi. Para peserta hari ini adalah duta sains dan teknologi untuk lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Senada dengan itu, Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, I Ketut Adnyana, menyebut pengabdian sebagai kontribusi nyata akademisi dalam menghadapi tantangan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Program ini mendorong pengembangan potensi lokal melalui skema kewirausahaan dan kewilayahan. Inilah esensi Diktisaintek Berdampak, di mana perguruan tinggi menjadi agen transformasi sosial berbasis riset dan inovasi,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Prima Indonesia, Chrismis Novalinda Ginting, menilai kegiatan ini sebagai langkah konkret dalam mengubah paradigma pendidikan tinggi.

“Perguruan tinggi bukan hanya tempat transfer ilmu, tetapi juga motor perubahan sosial. Mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga berkontribusi lewat proyek-proyek aplikatif. Program Mahasiswa Berdampak membuka ruang tumbuhnya kepemimpinan dan empati sosial,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Kemdiktisaintek dan LLDIKTI Wilayah I yang telah menunjuk UNPRI sebagai tuan rumah.

Kepala LLDIKTI Wilayah I, Saiful Anwar Matondang, turut memberikan dukungan terhadap kegiatan ini. Menurutnya, program ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan sosial mahasiswa di Sumut.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Harapan kami, ini menjadi awal dari peningkatan kontribusi nyata serta bertambahnya kontrak pengabdian di wilayah Sumatera Utara,” ucapnya.

Di akhir acara, Dirjen Fauzan kembali menegaskan bahwa riset tidak hanya menjadi jalur akademik, tetapi juga jalan menuju technopreneurship dan pembangunan berkelanjutan.

“Program Mahasiswa Berdampak dapat menjadi pintu masuk lahirnya bisnis berbasis teknologi yang bermanfaat secara sosial. Ke depan, program ini bisa terintegrasi dengan skema beasiswa bagi mahasiswa yang mampu menciptakan inovasi konkret,” tambahnya.

Sebagai informasi, Program Pengabdian kepada Masyarakat merupakan skema pendanaan strategis untuk dosen dalam menerapkan hasil riset melalui pemberdayaan masyarakat berbasis pada tiga pendekatan: masyarakat, kewirausahaan, dan kewilayahan.

Sementara Program Mahasiswa Berdampak adalah inisiatif strategis yang mendorong peran aktif BEM dalam proyek pengabdian yang membentuk kepemimpinan, empati, dan kontribusi terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan ini diharapkan melahirkan sinergi antara kampus dan masyarakat dalam menciptakan solusi yang nyata dan berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut, Kemdiktisaintek akan membuka Call for Proposal bagi kedua program tersebut dan mengundang seluruh dosen, perguruan tinggi, serta BEM di Indonesia untuk mengajukan proposal inovatif dan aplikatif yang memberi dampak langsung bagi masyarakat. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pemprov Sumut Razia Truk Bertonase Besar, Cegah Kerusakan Jalan Lubukpakam-Galang
Pemko Bandung Aktifkan Kembali Siskamling dan Ronda Malam Cegah Begal saat Libur Sekolah
Pemko Bandung Verifikasi Data Kependudukan untuk Pastikan SPMB Berjalan Adil
Bandung Bagikan Inovasi Digitalisasi Parkir kepada Kota Padang
KPK Serahkan Aset Rampasan Rp4,2 Miliar kepada KPU dan Polri
NTP Jawa Tengah Naik 0,75 Persen pada Juni 2026, Daya Beli Petani Meningkat
komentar
beritaTerbaru