Kamis, 08 Oktober 2026

Pemko Medan Dukung Pelatihan Kesiapsiagaan RITB, Tingkatkan Ketangguhan Masyarakat Hadapi Bencana

Senin, 13 Januari 2025 11:12 WIB
Pemko Medan Dukung Pelatihan Kesiapsiagaan RITB, Tingkatkan Ketangguhan Masyarakat Hadapi Bencana
Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, membuka Pelatihan dan Simulasi Kesiapsiagaan Rumah Ibadah Tangguh Bencana (RITB) di Masjid Ar Rahman, Medan Maimun, pada Sabtu (11/1/2025). (Dok/Diskominfo Kota Medan)
Medan (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Medan mendukung penuh pelatihan dan simulasi kesiapsiagaan Rumah Ibadah Tangguh Bencana (RITB) yang digelar oleh HFI HUB Sumatera Utara (USAID-HFI Steady) di Masjid Ar Rahman, Jalan Brigjend Katamso, Gang Pelita II, Medan Maimun, Sabtu.

Wali Kota Medan Bobby Nasution, melalui Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapan masyarakat Kota Medan, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana seperti Kecamatan Medan Maimun.

“Kami menyambut baik pelatihan ini karena memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar lebih tanggap menghadapi bencana. Dengan kesiapan yang baik, dampak bencana dapat diminimalisir, baik dari sisi korban jiwa maupun kerugian materi,” ujar Yunita saat membuka acara.

Yunita menjelaskan bahwa wilayah Medan Maimun sering terdampak banjir kiriman dari gunung. Oleh karena itu, tindakan tanggap dari masyarakat sangat diperlukan, terutama untuk mengantisipasi dampak bencana sebelum bantuan dari petugas tiba.

“BPBD berfungsi sebagai koordinator saat bencana terjadi, tetapi peran masyarakat sangat penting untuk tindakan awal, terutama di daerah yang rawan bencana seperti banjir,” tambahnya.

Dalam pelatihan ini, Yunita juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi kelompok rentan, seperti balita, lansia, dan penyandang disabilitas. Menurutnya, masyarakat perlu memahami prioritas penyelamatan kelompok ini agar dapat bertindak cepat dan tepat saat bencana terjadi.

“Setiap anggota keluarga sebaiknya memiliki tanggung jawab masing-masing untuk menghindari kepanikan. Dengan begitu, langkah-langkah penyelamatan bisa dilakukan secara efektif,” jelasnya.

Pelatihan dan simulasi RITB ini berlangsung selama tiga hari, dari 11 hingga 13 Januari 2025. Masyarakat akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan tentang mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Ketua AMCF Ahmad Faisal dan Ketua BKM Masjid Ar Rahman Azhari turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Pemko Medan berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kesadaran dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana, sehingga dampak negatif dapat diminimalisir dan kualitas hidup masyarakat meningkat. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Menteri Koperasi Kunjungi KDMP Pantai Pasifik Toba, Dorong Ekonomi Rakyat Berbasis Koperasi
400 Guru Mengaji Bandung Dipersiapkan Jadi Penggerak Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an
Korlantas Polri Bersama KemenPAN-RB dan BSSN Bahas Integrasi SIM dan STNK Digital
FLS3N 2026 Resmi Berakhir, Siswa Didorong Terus Berkarya dan Lestarikan Budaya
Posyandu di Medan Kini Jadi Penghubung Pelayanan Dasar Warga
KPK Libatkan Sejumlah Lembaga Bahas Standar Penghitungan Kerugian Negara
komentar
beritaTerbaru