Selasa, 07 Juli 2026

Inovasi dan Sejarah Jadi Pilar Konsep Medical Tourism RSUD Pirngadi Medan

Selasa, 31 Desember 2024 11:41 WIB
Inovasi dan Sejarah Jadi Pilar Konsep Medical Tourism RSUD Pirngadi Medan
Direktur RSUD Dr Pirngadi Medan, dr Suhartono, didampingi Wakil Direktur Pelayanan Medis, drg Afifuddin, dan Wakil Direktur SDM, Rina, saat memaparkan konsep Medical Tourism yang mengintegrasikan nilai sejarah dan inovasi modern dalam pertemuan ekspos keg
Medan (buseronline.com) - RSUD Dr Pirngadi Medan mengusung konsep baru dalam pelayanan kesehatan dengan mengintegrasikan unsur sejarah dan inovasi modern dalam program medical tourism.

Direktur RSUD Pirngadi Medan, dr Suhartono, menyatakan bahwa konsep ini akan menjadikan layanan kesehatan sebagai bagian dari pengalaman wisata yang menarik, khususnya di Kota Medan.

“Kami ingin memadukan layanan medis modern dengan nilai sejarah yang dimiliki RSUD Pirngadi. Tujuannya adalah menciptakan suasana yang ramah, nyaman, dan menarik, sehingga masyarakat merasa seperti sedang wisata kesehatan, bukan berobat,” ujar dr Suhartono, Senin, usai memaparkan rencana tersebut dalam rapat bersama LPPM Universitas Sumatra Utara (USU).

Menurut dr Suhartono, RSUD Pirngadi akan memanfaatkan gedung-gedung bersejarah di lingkungan rumah sakit untuk mendukung konsep ini. Layanan kesehatan unggulan, seperti perawatan gigi, akan dikombinasikan dengan elemen artistik dan teknologi modern.

“Tren masyarakat saat ini, khususnya generasi muda, menunjukkan perhatian besar pada estetika dan gaya hidup. Perawatan gigi, misalnya, menjadi layanan yang sangat diminati. Kami ingin menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan mereka sambil menonjolkan keunikan sejarah rumah sakit,” tambahnya.

Ketua Dewan Pengawas RSUD Pirngadi Medan, Destanul Aulia, juga menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini. Destanul, yang juga menjabat sebagai Ketua Medan Medical Tourism Board (MMTB), menegaskan bahwa konsep medical tourism dapat meningkatkan daya saing RSUD Pirngadi sebagai destinasi wisata medis di Sumatera Utara.

“Layanan perawatan gigi menjadi salah satu unggulan kita. Konsep ini dapat menarik pasien non-BPJS sekaligus menjadi sumber pendapatan baru. Kami juga berupaya membangun infrastruktur pendukung, seperti kantor pusat MMTB, untuk mengoordinasikan program ini,” jelasnya.

Destanul mengungkapkan bahwa MMTB telah aktif mempromosikan Medan sebagai destinasi wisata medis dalam dua tahun terakhir. Pihaknya terus bekerja sama dengan akademisi dan pemerintah untuk memperkuat konsep ini.

“Kami melibatkan akademisi dari USU untuk memberikan masukan berbasis penelitian. Dukungan dari Wali Kota Medan, Bobby Nasution, juga sangat membantu dalam mengembangkan infrastruktur dan promosi konsep ini,” tambahnya.

Konsep medical tourism ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di RSUD Pirngadi, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian dan pariwisata Kota Medan. Dengan perpaduan inovasi modern dan nilai sejarah, RSUD Pirngadi optimis menjadi pelopor wisata medis di Sumatera Utara. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Panen Raya Udang Vaname, Pemprov Jateng Siapkan Revitalisasi 72 Ribu Hektare Tambak Pantura
Norwegia Singkirkan Brasil 2-1, Haaland Antar Timnya ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Inggris Tundukkan Meksiko 3-2, Jude Bellingham Bersinar dan Antar The Three Lions ke Perempat Final
Piala Presiden 2026 Resmi Diluncurkan, Delapan Klub Siap Ramaikan Turnamen Pramusim
Ratusan Atlet Pelajar Ramaikan O2SN SMA/SMK Tingkat Jawa Barat 2026
Bandung Jadi Tuan Rumah Seri IV Kejuaraan PBTI, 1.700 Atlet dari 18 Provinsi Bertanding
komentar
beritaTerbaru