Sabtu, 22 Agustus 2026

Meningkatkan Kesehatan Jiwa Generasi Muda Lewat Kampanye P3LP

Jumat, 08 November 2024 11:32 WIB
Meningkatkan Kesehatan Jiwa Generasi Muda Lewat Kampanye P3LP
Kabid P2P Dinas Kesehatan Medan, Pocut Fatimah pada pembukaan Kampanye P3LP di Sekolah yang digelar Kemenkes Republik Indonesia di Hotel Grand Mercure, Kamis (7/11/2024). (Dok/Humas)
Medan (buseronline.com) - Pemko Medan memberikan apresiasi terhadap Kampanye Pertolongan Pertama Pada Luka Psikologis (P3LP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.

Kampanye yang diikuti oleh pelajar SMA dan SMP ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan jiwa di kalangan generasi muda di Kota Medan.

Kegiatan dilaksanakan di Hotel Grand Mercure, Kamis, dibuka oleh Bambang Purwanto, Perwakilan Direktorat Kesehatan Jiwa Kemenkes RI.

Dalam acara tersebut, Pocut Fatimah, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Medan, mewakili Plt Wali Kota Medan Aulia Rachman, menyampaikan pentingnya kesehatan jiwa sebagai fondasi bagi setiap individu dalam menghadapi tekanan hidup, bekerja produktif, dan berkontribusi pada masyarakat.

“Kesehatan jiwa adalah pondasi yang kokoh untuk mengembangkan potensi diri. Kita memiliki tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan jiwa, dimulai dari keluarga, sebagai lingkungan pertama yang dikenalkan anak,” ujar Pocut Fatimah.

Menurut Pocut, kampanye P3LP sangat penting untuk memberikan dukungan awal kepada individu yang mengalami luka psikologis.

Dukungan ini bertujuan untuk mencegah dampak psikologis yang berlarut dan menghindari masalah yang lebih serius di kemudian hari.

P3LP berfokus pada langkah-langkah sederhana, seperti mendengarkan dengan empati, menawarkan rasa aman, dan memberikan informasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan jiwa.

Kampanye ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja, tentang cara menjaga kesehatan jiwa mereka.

Selain itu, diharapkan generasi muda tidak hanya mampu mengenali luka psikologis pada diri sendiri, tetapi juga dapat memberikan dukungan kepada orang lain yang membutuhkan.

Pocut Fatimah menambahkan, kampanye ini merupakan bentuk nyata dari komitmen bersama untuk mendorong kesehatan jiwa yang proaktif, dimulai dari langkah preventif dan promotif, hingga intervensi kuratif dan rehabilitatif.

Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjadikan Kota Medan sebagai kota yang sehat, penuh empati, dan mendukung setiap warganya untuk tumbuh sehat dan kuat dalam menghadapi tantangan hidup.

Dengan kampanye ini, diharapkan Kota Medan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menciptakan lingkungan yang mendukung jiwa bagi generasi muda. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pemprov Sumut Siapkan Rp50 Miliar untuk Modal UMKM Tahun 2027
Bareskrim Bongkar Penipuan Email Bisnis Lintas Negara, Korban Rugi Rp5,6 Miliar
Menkes: Keselamatan Korban Jadi Prioritas Pascagempa NTT
Densus 88 dan Pemprov DKI Perkuat Pencegahan Radikalisme di Kalangan Pelajar
UMKM Jawa Tengah Olah Limbah Jadi Produk Kreatif, Tembus Pasar Internasional
Vietnam vs Thailand di Final Piala AFF 2026: Duel Dua Raksasa Asia Tenggara
komentar
beritaTerbaru