Minggu, 23 Agustus 2026

PON XXI, Kesehatan Peserta Jadi Prioritas Utama

Sabtu, 14 September 2024 10:18 WIB
PON XXI, Kesehatan Peserta Jadi Prioritas Utama
dr Nelly Fitriani MKes.
Medan (buseronline.com) - Perhelatan akbar PON XXI resmi dimulai pada 28 Agustus 2024 dan akan berlangsung hingga 20 September 2024.

Tahun ini, event olahraga terbesar di Indonesia ini digelar di Provinsi Aceh dan Sumut, dengan Sumut menjadi tuan rumah di 10 kabupaten/kota, yaitu Medan, Deliserdang, Karo, Binjai, Langkat, Sergai, Pematangsiantar, Simalungun, Toba, dan Samosir.

Sekretaris Bidang Kesehatan PON XXI Aceh-Sumut dr Nelly Fitriani MKes mengungkapkan bahwa PON kali ini melibatkan 38 provinsi dengan total 6.281 atlet, 3.142 official, dan 5.600 panitia pelaksana. Pertandingan mencakup 34 cabang olahraga yang tersebar di 37 venue di seluruh wilayah tuan rumah.

Untuk memastikan keamanan dan kesehatan peserta, telah disiapkan 1.150 tenaga medis, termasuk dokter umum, spesialis, perawat, dan fisioterapis. Selain itu, 128 ambulans disiagakan di seluruh venue.

Hingga 12 September 2024, tercatat lebih dari 3.000 kunjungan pelayanan kesehatan dengan kasus terbanyak adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), yang mencapai 44,7% dari total kasus.

Nelly menambahkan bahwa 61 rumah sakit rujukan siap menangani kondisi serius, dan semua kasus kesehatan yang muncul telah ditangani dengan baik.

Protokol kesehatan yang ketat diterapkan sejak 26 Agustus 2024 untuk mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) atau wabah.

PON XXI bukan hanya menjadi ajang pembuktian kemampuan atlet dari seluruh Indonesia, tetapi juga sebagai penilaian kesiapan Provinsi Sumut dalam menyelenggarakan acara besar dan memastikan kesehatan serta keamanan seluruh peserta.

Kompetisi akan terus berlanjut hingga 20 September 2024, dengan berbagai cabang olahraga yang menyajikan aksi-aksi menegangkan. (P3)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Eks Pabrik Kina Bandung Jadi Jejak Sejarah Industri Farmasi Indonesia
Jateng Jadikan Desa Kepyar Proyek Percontohan Pengentasan Kemiskinan
KPK dan Pemprov Sulut Perkuat Komunikasi Publik untuk Pencegahan Korupsi
Pemprov Jateng Tingkatkan Literasi melalui Transformasi Perpustakaan
Gubernur Jateng Tegaskan Tak Boleh Ada Korupsi dalam Pengelolaan Anggaran Daerah
Wagub Sumut Apresiasi Kontribusi USU dalam Pembangunan Daerah
komentar
beritaTerbaru