Rabu, 07 Oktober 2026

Stand Pernak-pernik PON XXI Tarik Perhatian di Pameran UMKM Medan

Kamis, 12 September 2024 12:22 WIB
Stand Pernak-pernik PON XXI Tarik Perhatian di Pameran UMKM Medan
Pernak Pernik PON XXI Aceh-Sumut yang dipajang di Hotel Grand Mercure, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Rabu (11/9/2024). (Dok/PB PON XXI)
Medan (buseronline.com) - Pameran UMKM yang diadakan di Hotel Grand Mercure, Medan, sejak 1 September 2024, menarik perhatian banyak pengunjung dengan berbagai produk yang dipamerkan.

Salah satu stand yang paling diminati adalah stand pernak-pernik PON XXI Aceh-Sumut 2024.

Di sini, pengunjung dapat menemukan berbagai barang, termasuk pin akrilik seharga Rp45 ribu per piece, tas tangan etnik bermotif ulos, serta pernak-pernik khas Sumatera lainnya.

Produk UMKM yang dipajang di lantai dasar hotel tersebut meliputi tas tangan etnik dengan harga bervariasi antara Rp60 ribu hingga Rp150 ribu, dan berbagai cemilan seperti orong-orong, kacang intip, kue bawang, dan keripik ubi pedas dengan harga mulai dari Rp15 ribu hingga Rp20 ribu.

Penjaga stand, Fery menyatakan bahwa pin peringatan PON XXI sangat menarik perhatian pengunjung dan banyak dicari.

Stand lain yang juga menarik perhatian adalah stand Kopi Ophir yang menjual kopi jenis Arabica dari Sidikalang, Simalungun, Gayo, Solok, dan Sumatera Selatan.

Irvine Rynox, penjaga stand Kopi Ophir menjelaskan bahwa kopi Arabica lebih digemari meski harganya lebih tinggi dibandingkan kopi Robusta, karena lebih ramah di lambung bagi penderita maag.

Kopi yang ditawarkan masih berupa biji kopi, tetapi pengunjung yang tidak memiliki mesin penggiling bisa memesan kopi bubuk secara online.

Varian yang paling populer adalah Sumatera Home Arabica dengan harga mulai dari Rp55 ribu hingga Rp110 ribu per kilogram.

Pameran UMKM ini akan berlangsung hingga 25 September 2024, dan stand-stand tersebut telah berhasil menarik minat pengunjung dengan omset harian mencapai lebih dari Rp1 juta. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Menteri Koperasi Kunjungi KDMP Pantai Pasifik Toba, Dorong Ekonomi Rakyat Berbasis Koperasi
400 Guru Mengaji Bandung Dipersiapkan Jadi Penggerak Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an
Korlantas Polri Bersama KemenPAN-RB dan BSSN Bahas Integrasi SIM dan STNK Digital
FLS3N 2026 Resmi Berakhir, Siswa Didorong Terus Berkarya dan Lestarikan Budaya
Posyandu di Medan Kini Jadi Penghubung Pelayanan Dasar Warga
KPK Libatkan Sejumlah Lembaga Bahas Standar Penghitungan Kerugian Negara
komentar
beritaTerbaru