Minggu, 23 Agustus 2026

Sumut Terima Insentif Fiskal atas Keberhasilan Turunkan Prevalensi Stunting

Jumat, 06 September 2024 04:35 WIB
Sumut Terima Insentif Fiskal atas Keberhasilan Turunkan Prevalensi Stunting
Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Sumut Drs Basarin Yunus Tanjung MSi dan lainnya foto bersama usai Pemprov Sumut menjadi salah satu dari sembilan provinsi, 99 kabupaten, dan 22 kota yang memperoleh insentif fiskal dalam
Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut memperoleh insentif fiskal sebesar Rp5.811.273.000 sebagai pengakuan atas keberhasilannya menurunkan prevalensi stunting.

Penghargaan ini diserahkan Wakil Presiden RI Prof Ma’ruf Amin dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Stunting Tahun 2024 yang berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu.

Sumut merupakan salah satu dari sembilan provinsi, 99 kabupaten, dan 22 kota yang berhasil menerima insentif fiskal ini. Keberhasilan ini ditandai dengan penurunan prevalensi stunting di Sumut dari 21,1% pada tahun 2022 menjadi 18,9% pada tahun 2023.

Dalam sambutannya, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengapresiasi kerja keras dan kolaborasi semua pihak yang terlibat dalam upaya penurunan stunting. Ia menekankan pentingnya komitmen berkelanjutan dari semua tingkat kepemimpinan serta perlunya penajaman intervensi untuk memastikan program tepat sasaran.

Pj Gubernur Sumut melalui Plt Kepala Dinas Kesehatan Sumut Drs Basarin Yunus Tanjung menyatakan rasa bangga atas pencapaian ini. Ia mengungkapkan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja keras lintas sektor dan program.

“Penghargaan ini mencerminkan terobosan-terobosan dan langkah-langkah yang telah kami ambil dalam menurunkan prevalensi stunting,” katanya.

Usai Rakornas Stunting, dilaksanakan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) yang menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk strategi dan regulasi penurunan stunting lebih lanjut.

Pemprov Sumut aktif berpartisipasi dalam Rakortek untuk merumuskan kegiatan intervensi spesifik dan sensitif yang diharapkan dapat mempercepat pencapaian target. (P3)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Eks Pabrik Kina Bandung Jadi Jejak Sejarah Industri Farmasi Indonesia
Jateng Jadikan Desa Kepyar Proyek Percontohan Pengentasan Kemiskinan
KPK dan Pemprov Sulut Perkuat Komunikasi Publik untuk Pencegahan Korupsi
Pemprov Jateng Tingkatkan Literasi melalui Transformasi Perpustakaan
Gubernur Jateng Tegaskan Tak Boleh Ada Korupsi dalam Pengelolaan Anggaran Daerah
Wagub Sumut Apresiasi Kontribusi USU dalam Pembangunan Daerah
komentar
beritaTerbaru