Minggu, 23 Agustus 2026

Tanjungbalai Raih Peringkat Kedua Penurunan Prevalensi Stunting Terbanyak di Indonesia

Minggu, 30 Juni 2024 07:08 WIB
Tanjungbalai Raih Peringkat Kedua Penurunan Prevalensi Stunting Terbanyak di Indonesia
Wali Kota Tanjungbalai H Waris Tholib menerima piagam penghargaan dan Gala Dinner Bidang Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 yang disampaikan Sekretaris Utama BKKBN RI Drs Tavip Agus Rayanto MSi di Merapi Ballrom PRPP Jawa Tengah J
Tanjungbalai (buseronline.com) - Kota Tanjungbalai meraih peringkat kedua dalam penurunan Prevalensi Stunting Terbanyak di Indonesia.

Pada kesempatan itu Wali Kota Tanjungbalai H Waris Tholib menerima piagam penghargaan Kepala Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI, Dr (HC) dr Hasto Wardoyo SpOG (K) yang diserahkan Sekretaris Utama BKKBN RI Drs Tavip Agus Rayanto MSi.

"Dari 3 kabupaten/kota yang menerima penghargaan tersebut, Kota Tanjungbalai meraih peringkat kedua se Indonesia," kata Kadis Kominfo Tanjungbalai Andri Nuka melalui WatsAap

Ia mengatakan, penyerahan penghargaan dan Gala Dinner Bidang Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024 digelar di Merapi Ballrom PRPP Jawa Tengah Jlalan Anjasmoro Tawang Sari, Semarang Provinsi Jawa Tengah, Jumat (28/6/2024).

"Penghargaan ini diberikan pada masa kepemimpinan H Waris Tholib adalah wujud komitmen serta kepemimpinan dalam menggerakkan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana, serta Percepatan Penurunan Stunting untuk Terwujudnya Keluarga Berkualitas Bahagia dan Sejahtera," sebutnya. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Eks Pabrik Kina Bandung Jadi Jejak Sejarah Industri Farmasi Indonesia
Jateng Jadikan Desa Kepyar Proyek Percontohan Pengentasan Kemiskinan
KPK dan Pemprov Sulut Perkuat Komunikasi Publik untuk Pencegahan Korupsi
Pemprov Jateng Tingkatkan Literasi melalui Transformasi Perpustakaan
Gubernur Jateng Tegaskan Tak Boleh Ada Korupsi dalam Pengelolaan Anggaran Daerah
Wagub Sumut Apresiasi Kontribusi USU dalam Pembangunan Daerah
komentar
beritaTerbaru